Categories
Penyakit Paru Paru

10 Macam Penyakit Paru Paru Dan Pengobatannya

Macam Penyakit Paru Dan Pengobatanya

Penyakit paru-paru adalah penyakit menular yang bisa disembuhkan, paru-paru merupakan organ penting bagi kehidupan manusia, jika manusia tidak menghirup oksigen selama beberapa menit dapat menyembabkan kematian itulah peranan penting paru- paru. Dalam paru-paru terdapat pertukaran oksigen dan juga pertukaran karbondioksida di dalam darah. Proses pergantian oksigen dengan karbondioksida tersebut dinamakan dengan respirasi.

Proses respirasi yang dilakukan oleh paru-paru dibantu oleh hemoglobin atau HB di dalam sel darah merah manusia. Fungsi HB tersebut adalah sebagai pengikat oksigen. Setelah oksigen di dalam darah diikat maka akan diteruskan dengan dialirkannya ke seluruh tubuh. Orang yang terkena anemia biasanya akan terganggu pernafasannya sebab dia memiliki kadar HB yang rendah selain itu jumlah sel darah merah yang sedikit membuat peredaran oksigen ke seluruh tubuh juga sedikit.

Jenis penyakit yang dapat menyerang paru-paru sangatlah beragam, paru-paru merupakan organ pernafasan manusia. Jika manusia terserang organ paru-parunya dia bisa terkena berbagai macam penyakit pernafasan. Semua jenis penyakit paru-paru bisa membahayakan kesehatan manusia hal itu dikarenakan penyakit paru-paru bisa menyerang organ terpenting manusia.

Apabila paru-paru terganggu tentunya akan mempengaruhi kinerja dari paru-paru tersebut seperti kesuliutan bernafas. Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan penyakit paru-paru ini dan paling sering terjadi diakibatkan dari asap rokok. Berikut adalah 10 Macam Penyakit Paru Paru Dan Pengobatannya:

 

1. PNEUMONIA

Penyakit Paru Paru Pneumonia

Pneumonia atau penyakit radang paru-paru adalah salah satu jenis gangguan paru-paru yang cukup berbahaya. Penyakit ini berupa infeksi oleh virus, bakteri, jamut yang bisa timbul di berbagai tempat pada permukaan paru-paru. Bahkan pneumonia bisa meluas secara terus-menerus. Biasanya disebabkan oleh bakteri Mycoplasma, Pneumoniae, dan Streptokus. Penyakit ini banyak menyerang anak-anak, bahkan kematian akibat pneumonia berada di peringkat paling atas. Badan kesehatan dunia atau WHO memperkirakan jika setiap tahunnya ada sebanyak 1,1 juta jiwa anak di dunia yang meninggal karena penyakit ini.

Indonesia menempati peringkat nomor 8 di dunia yang anak-anaknya meninggal diakibatkan oleh penyakit ini. Saat tahun 2008, angka kematian yang ada di Indonesia akibat penyakit pneumonia adalah sekitar 38 ribu jiwa. Untuk anak usia 2 tahun, penyakit pneumonia bisa bertambah parah dan kebanyakan bisa menyebabkan kematian. Untuk manula atau usia di atas 65 tahun dan terkena penyakit ini membutuhkan perawatan secara intensif di rumah sakit.

Gejala pneumonia adalah demam, berkeringat dan juga tubuh akan terasa dingin. Demam itu bisa merupakan pertanda jika bakteri dan virus sedang berusaha untuk masuk ke dalam tubuh manusia dan menyerang sistem imun. Gejala yang kedua adalah penderita akan mengalami batuk kering dan juga memiliki dahak yang warnanya kuning maupun hijau. Batuk dengan warna seperti itu bisa menjadi tanda adanya infeksi bakteri maupun infeksi virus.

Pengobatan pada penyakit pneumonia ini bisa dilakukan tergantung dengan jenis pneumonia itu sendiri. Pneumonia ringan bisa diobati dengan cara suntikan antibiotik dan juga obat antibitoitk. Selain antibiotitk, pneumonia ringan bisa diobati dengan cara banyak minum dan juga banyak beristirahat. Untuk penyakit pneumonia yang tergolong berat diperlukan perawatan di rumah sakit dan mungkin dibutuhkan alat bantuan pernafasan. Pneumonia akan mudah diobati jika pneumonia masih dalam taraf ringan selain itu, komplikasi penyakit lain yang diderita oleh penderita juga bisa mempengaruhi keberhasilan pengobatan.

Baca juga : Obat Paru Paru Basah Tradisional

Pneumonia juga bisa menyebabkan komplikasi contohnya saja adalah paru-paru menjadi bernanah dan menjadi infeksi. Penyakit ini juga bisa dicegah dengan menjaga daya tahan tubuh dan kebersihan. Biasakan untuk mencuci tangan, berolahraga secara teratur dan menjaga pola makan dengan memakan makanan bergizi.

 

2. PNEUMOTORAKS

Penyakit Paru Paru Pneumotoraks

Penyakit ini tidak berbeda dengan macam-macam penyakit paru-paru yang lainnya, pneumotoraks juga menyerang pada bagian selaput paru atau yang juga disebut dengan istilah pleura. Penyakit ini memungkinkan membran pleura tertembus oleh udara yang masuk ke dalam rongga pleura dan mampu membuat paru-paru menjadi mengempis. Pneumothorax bisa dialami secara tiba-tiba oleh orang yang sehat, maupun sebagai bentuk komplikasi dari kondisi paru-paru tertentu.

Adapun faktor penyebab terjadinya panyakit ini seperti Sobeknya kantong udara kecil yang terletak di permukaan paru-paru. Kondisi ini umumnya dialami oleh pengidap pneumothorax primer. Kantong udara (bleb)ini terbentuk tanpa menimbulkan gejala dan ini di luar kantong-kantong udara normal (alveoli) di paru-paru. Penyebab bleb pecah juga tidak dapat dipastikan. Udara yang dilepas akan terperangkap di rongga pleura, Kerusakan paru-paru akibat benturan fisik atau penyakit tertentu, dan pada kondisi asma juga bisa membuat seseorang terkena penyakit ini.

Gejala utama dari pneumothorax adalah nyeri dada mendadak dan pernapasan yang menjadi pendek. Namun gejala–gejala ini bisa juga disebabkan oleh berbagai jenis masalah kesehatan lainnya dan beberapa bisa mengancam nyawa. Jika nyeri dada yang dirasakan sangat berat atau kesulitan bernapas semakin meningkat maka segera bawa ke unit gawat darurat di rumah sakit. Keparahan gejala tergantung pada berapa banyak udara yang masuk ke dalam ruang pleura.

Dalam keadaan tertentu, ada yang disebut tension pneumothorax atau pneumothorax emergency, yang merupakan keadaan darurat medis, udara masuk ke ruang pleura tetapi tidak dapat keluar sama sekali, dan setiap napas udara lebih tertarik. Dalam keadaan ini terjadi nyeri dada, sesak napas yang parah dan dapat dengan cepat memburuk seperti paru-paru dan isi dada terasa dikompres. Darah dihambat kembali dari paru-paru ke jantung karena tekanan tinggi yang disebabkan karena udara terjebak. Ini mengakibatkan tekanan darah rendah dan paru-paru kolaps.

Pengobatan penyakit pneumothorax bertujuan untuk mengobati penyakit pneumothorax, tujuan utama adalah dengan menghilangkan tekanan pada paru – paru sehingga bisa membuat paru kembali reekspansi (mengembang). Tergantung dari penyebabnya, tujuan keduanya adalah untuk mencegah rekurensi (kekambuhan). Metode untuk mecapai tujuan – tujuan ini tergantung dari beratnya kolaps paru dan kadang tergantung dari keadaan kesehatan pasien secara keseluruhan.

Adapun dengan cara melakukan Observasi, jika hanya bagian kecil paru yang mengalami kolaps maka dokter akan melakukan monitoring kondisi pasien dengan serangkaian pemeriksaan sinar X (rontgen) dada sampai kelebihan air benar – benar terserap seluruhnya dan paru kembali mengembang. Normalnya monitoring dilakukan selama seminggu atau 2 minggu. Pemberian oksigen bisa mempercepat proses absorpsi (penyerapan), Dan jika bagian paru yang kolaps lebih besar maka dokter akan melakukan Insersi jarum atau chest tube ke dada pasien untuk menghilangkan kelebihan udara yang tertimbun di rongga pleura.

Jarum atau chest tube diinsersikan di antara iga hingga masuk ke dalam rongga pleura yang terisi udara yang menekan paru hingga kolaps. Bersama dengan jarumnya, suntikan ditusukkan ke dada sehingga dokter bisa menarik ke luar udara yang tertimbun (seperti suntikan yang digunakan untuk menarik darah dari vena). Chest tube bisa ditempelkan di alat penghisap untuk untuk menghilangkan udara dari rongga paru secara kontinu. Apabila menggunakan pengobatan chest tube tidak berhasil mengatasi pneumothorax, maka tindakan pembedahan dibutuhkan untuk menutup kebocoran udara.

Pada kebanyakan kasus, tindakan pembedahan bisa dilakukan dengan melakukan insisi (sayatan) kecil. Dokter bedah akan mengamati kebocoran yang terjadi dan kemudian menutupnya. Pada beberapa kasus, bahan tertentu bisa digunakan untuk mengiritasi jaringan sekitar paru sehingga jaringan ini akan melekat satu sama lain dan bisa menghilangkan kebocoran. Meskipun jarang, dokter bedah bisa juga melakukan tindakan insisi yang lebih besar antara iga untuk mendapatkan akses yang lebih baik untuk mengatasi kebocoran udara yang besar atau yang multipel.

 

3. EMFISIMA

Penyakit Paru Paru EmfisimaEmfisema adalah suatu kelainan anatomis pada paru – paru yang ditandai oleh adanya pelebaran rongga udara pada daerah distal bronkiolus terminal yang disertai oleh kerusakan pada dinding alveoli. Jenis penyakit paru obstruktif kronis yang melibatkan kerusakan pada kantung udara (alveoli) di paru-paru.

Penyakit paru obstruksi kronis (PPOK) ini dapat digolongkan sebagai penyakit paru-paru obstruktif karena kerusakan jaringan paru-paru di sekitar saluran udara yang lebih kecil, bronkiolus. Kerusakan ini akan membuat bentuk fisik paru-paru tidak normal saat kita menghembuskan napas keluar. Bentuk abnormal ini akan mengganggu pertukaran udara kotor dan udara bersih, sehingga oksigen yang masuk dan karbondioksida yang keluar dari aliran darah di paru tidak maksimal.

Emfisema paru secara antomis dibedakan menjadi tiga bentuk, Emfisema tipe sentriasinar pada emfisema ini kerusakan dimulai dari bronkiolus respiratori yang meluas ke daerah tepi, terutama mengenai paru – paru bagian atas. Emfisema ini sering terjadi sebagai akibat dari kebiasaan merokok dalam jangka waktu yang lama, Emfisema tipe panasinar pada emfisema ini kerusakan terjadi pada seluruh alveoli distal dan bronkiolus terminal secara merata, terutama mengenai paru – paru bagian bawah. Emfisema ini sering terjadi pada pasien yang kekurangan alpha 1 antitripsin, Emfisema asinardistal pada emfisema ini kerusakan lebih banyak mengenai saluran napas distal, duktus dan sakus alveoler, terutama mengenai daerah septa atau dekat pleura.

Adapun faktor penyebab terjangkitnya penyakit emfisima yaitu, Kebiasaan merokok, terpapar polusi udara dilingkungan dan tempat kerja, adanya hiperaktiviti bronkus, Adanya riwayat infeksi saluran napas bawah berulang, Kekurangan alfa 1 antitripsin, penyebab yang satu ini jarang terdapat di Indonesia. Penderita bisa mengidap emfisema selama bertahun-tahun tanpa menyadari gejalanya. Gejala utama dari emfisema adalah napas pendek atau lebih dikenal dengan istilah sesak napas. Penderita kesulitan untuk menghembuskan napas keluar. Umumnya gejala ini akan yang berkembang secara bertahap.

Penyakit Emfisema tidak dapat disembuhkan. Pengobatan yang ada selama ini hanya untuk mengurangi gejala dan menghambat perkembangan penyakit, hal yang paling penting dalam pengobatan emfisema adalah berusaha untuk menghindari paparan terutama dengan berhenti merokok dan menghindari polusi udara, seperti halnya dengan beberapa jenis obat-obatan seperti bronchodilator, mucolytic, steroid, dan antibiotik yang disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit, beberapa jenis terapi untuk penderita emfisema adalah rehabilitasi paru, suplemen oksigen, dan terapi nutrisi, dan dua jenis pembedahan yang dilakukan bagi penderita emfisema parah yaitu pembedahan untuk mengurangi volume paru-paru dan transplantasi paru-paru. Transplantasi dilakukan hanya bila terapi yang lain gagal dan kerusakan paru sangat parah.

 

4. TUBERKULOSIS (TBC)

Penyakit Paru Paru TBC

Tuberkulosis terjadi akibat gangguan seperti infeksi yang disebabkan oleh virus atau bakteri mycobacteruim tubercolosis melalui kelenjar getah bening ke bagian tubuh lainnya. Penyakit ini merupakan penyakit yang sering diderita oleh masyarakat. Peyakit tuberkulosis tidak boleh disepelekan sebab penyakit itu bisa sangat berbahaya jika menyerang anak-anak yang memiliki sistem imun yang belum stabil. Bakteri penyebab TBC bisa menyerang ke bagian otak sehingga dibutuhkan pembedahan untuk mengangkat bakteri tersebut. Pada dasarnya di dalam tubuh manusia memiliki mikroba bernama TB, tapi mikroba ini biasanya tidak akan menyebabkan penyakit pada tubuh orang yang memiliki sistem imun yang bagus.

Begitupula sebaliknya, penyakit ini bisa menyerang orang yang memiliki sistem imun yang menurun. Penyakit ini menular dan jika tidak segera diatasi bakteri itu bisa menyerang bagian tubuh yang lainnya. Penyakit ini dapat menular dengan mudah melalui percikan air ludah saat si penderita mengalami batuk, bersin, atau makan dan minum satu tempat dengan si penderita.

Kita harus mengetahui bahwa penyakit TBC dapat menyerang siapa saja (tua, muda, laki-laki, perempuan, miskin, atau kaya) dan juga dapat menyerang dimana saja. Berdasarkan data yang ada, setiap tahunnya di Indonesia bertambah dengan seperempat juta kasus baru TBC dan sekitar 140.000 kematian terjadi setiap tahunnya disebabkan oleh penyakit TBC. Dan yang lebih penting, saat ini Indonesia berada pada urutan ketiga terbesar sebagai negara dengan masalah penyakit TBC di dunia.

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa penyakit TBC adalah jenis penyakit menular, oleh karena itu tentu saja kita harus lebih waspada supaya tidak tertular penyakit TBC. Menjaga pola hidup sehat, adalah langkah utama untuk mencegah penyakit TBC. Jika di lingkungan anda tinggal maupun berkerja ada orang yang sedang menderita penyakit TBC, ada baiknya untuk tidak melakukan kontak langsung dengan penderita TBC tersebut, supaya meminimalisir terjadinya penularan penyakit TBC.

Penyebab dari penyakit TBC ini dikarenakan adanya suatu infeksi yang diakibatkan dari bakteri dan virus mycobacteruim tubercolosis yang menyerang paru-paru, dan bakteri penyebab TBC ini bisa muncul dan menyerang organ tubuh yang lain misalnya kelenjar getah bening, usur, ginjal, kandungan, tulang dan bisa menyerang organ otak.

Untuk mendiagnosis TBC, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, terutama di daerah paru/dada, lalu dapat meminta pemeriksaan tambahan berupa foto rontgen dada, tes laboratorium untuk dahak dan darah, juga tes tuberkulin (mantoux/PPD). Pengobatan TBC adalah pengobatan jangka panjang, biasanya selama 6-9 bulan dengan paling sedikit 3 macam obat. Kondisi ini diperlukan ketekunan dan kedisiplinan dari pasien untuk meminum obat dan kontrol ke dokter agar dapat sembuh total. Apalagi biasanya setelah 2-3 pekan meminum obat, gejala-gejala TBC akan hilang sehingga pasien menjadi malas meminum obat dan kontrol ke dokter. Jika pengobatan TBC tidak tuntas, maka ini dapat menjadi berbahaya karena sering kali obat-obatan yang biasa digunakan untuk TBC tidak mempan pada kuman TBC (resisten).

Akibatnya, harus diobati dengan obat-obat lain yang lebih mahal dan “keras”. Hal ini harus dihindari dengan pengobatan TBC sampai tuntas. Pengobatan jangka panjang untuk TBC dengan banyak obat tentunya akan menimbulkan dampak efek samping bagi pasien. Efek samping yang biasanya terjadi pada pengobatan TBC adalah nyeri perut, penglihatan/pendengaran terganggu, kencing seperti air kopi, demam tinggi, muntah, gatal-gatal dan kemerahan kulit, rasa panas di kaki/tangan, lemas, sampai mata/kulit kuning. Itu sebabnya penting untuk selalu menyampaikan efek samping yang timbul pada dokter setiap kali kontrol sehingga dokter dapat menyesuaikan dosis, mengganti obat dengan yang lain, atau melakukan pemeriksaan laboratorium jika diperlukan.

 

5. EFUSI PLEURA

Penyakit Paru Paru Efusi PleuraEfusi pleura adalah suatu kondisi kesehatan dimana jumlah kelebihan cairan menumpuk di rongga pleura. Cairan pada ruangan tersebut kurang – lebih sebanyak 0.13 mL/kg berat badan, yaitu hasil dari keseimbangan antara tekanan cairan di pembuluh darah dan sistem pembuangan cairan di saluran getah bening. Adanya cairan abnormal pada ruang tersebut ini bisa membatasi kemampuan paru-paru berkembang dan karenanya pasien kesulitan untuk bernapas. Cairan abnormal dapat berupa cairan pleura dalam jumlah banyak (hidrotoraks), darah (hematotoraks), cairan getah bening (kilotoraks), atau nanah (empiema). Lapisan pleura sendiri terdiri dari lapisan dalam (visceral) yang melekat langsung pada paru-paru dan lapisan luar (parietal) menempel pada dinding dada.

Normalnya kedua lapisan pleura ini dipisahkan oleh sedikit udara dan cairan didalamnya, seperti halnya oli pada mesin cairan pleura ini berfungsi sebagai pelumas untuk membantu kelancaran pergerakan paru-paru ketika mengembang dan mengempis saat bernapas. Namun ketika terdapat penumpukan cairan yang berlebihan pada pleura, maka cairan akan mendesak paru-paru ke arah dalam sehingga pergerakan paru menjadi terbatas.

Desakan paru-paru akibat efusi pleura beserta proses yang mengiringinya bisa menimbulkan gejala, gejala klinis efusi pleura bervariasi dan seringkali bergantung pada penyakit yang mendasari. Gejala yang paling sering ditemui adalah sesak napas, batuk, dan nyeri dada. Batuk pada penderita efusi pleura umumnya ringan dan tidak berdahak. Nyeri dada disebabkan oleh iritasi pleura, dapat bersifat ringan sampai berat, dirasakan sebagai nyeri yang tajam, dan memburuk dengan tarikan napas dalam (nyeri dada pleuritik). Nyeri dapat menyebar ke bahu di sisi yang sama atau perut bagian atas. Efusi pleura pada radang paru – paru (pneumonia) menimbulkan gejala demam, batuk berdahak, dan sesak napas.

Efusi pleura umumnya dibagi menjadi dua, yaitu transudatif dan eksudatif. Efusi pleura transudatif disebabkan oleh kebocoran cairan ke rongga pleura yang disebabkan peningkatan tekanan di pembuluh darah atau penurunan kadar protein darah. Penyebab yang sering menyebabkan terbentuknya cairan transudat antara lain gagal jantung, pengerasan hati, penurunan kadar protein darah, sindrom nefrotik, dan sindrom Meig, Sedangkan efusi pelura eksudatif disebabkan oleh tersumbatnya pembuluh darah atau pembuluh limfe. Beberapa penyebab yang sering menyebabkan terbentuknya cairan eksudat adalah kanker, infeksi, trauma, kematian jaringan paru, emboli paru, radang pankreas, robekan esofagus, dan tuberkulosis.

Tujuan pengobatan adalah menghilangkan cairan di ruang pleura, mencegah terbentuknya kembali cairan abnormal, dan mengobati penyakit dasar. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dengan cara mendengarkan paru-paru dengan stetoskop serta mengetuk-ngetuk bagian paru terutama batas antara cairan dan udara setelah sebelumnya mengumpulka informasi mengenai keluhan yang dirasakan dan riwayat perjalanan penyakit. Dalam analisis cairan pleura, dokter akan mengeluarkan cairan dari daerah membran pleura dengan memasukkan jarum ke dalam rongga dada dan penyedotan cairan ke dalam jarum suntik. Cairan yang didapat kemudian diperiksa keberadaan protein atau sel kanker. Nama lain untuk tes ini adalah thoracentesis.

Dokter mungkin juga memerlukan tindakan thoracoscopy jika mencurigai efusi pleura. Thoracoscopy adalah prosedur pembedahan yang memungkinkan dokter melihat bagian dalam rongga dada menggunakan kamera serat optik. Dokter akan membuat beberapa sayatan kecil di daerah dada saat Anda berada di bawah anestesi umum (dibius). Kemudian dokter akan memasukkan kamera serat optik melalui satu sayatan dan alat bedah melalui sayatan lainnya untuk mengekstrak sejumlah kecil cairan atau jaringan untuk analisis.

 

6. KANKER PARU

Penyakit Kanker Paru Paru

Kanker paru-paru terjadi di dalam tubuh kita karena muncul pertumbuhan sel kanker yang sama sekali tak terkontrol pada jaringan paru dan asal kanker jenis ini biasanya dari jaringan tipis di organ paru kita di mana wujudnya adalah lapisan sel di saluran udara.

Berdasarkan data WHO, kanker paru-paru adalah salah satu jenis kanker yang paling sering menyerang laki-laki Indonesia. Berdasarkan data Globocan atau International Agency for Research on Cancer (IARC) pada tahun 2012, di Indonesia terdapat 25.322 kasus kanker paru-paru yang menimpa pria dan 9.374 kasus yang menimpa wanita. Angka kejadian kanker paru cukup rendah pada usia di bawah 40 tahun, dan semakin meningkat hingga usia 70 tahun.

Terdapat dua jenis kanker paru-paru primer berdasarkan jenis selnya, yaitu kanker paru-paru sel kecil (small-cell lung cancer/SCLC) dan kanker paru-paru non-sel kecil (non-small-cell lung cancer/NSCLC). Kanker paru-paru non-sel kecil berpeluang empat kali lebih sering terjadi dibandingkan dengan kanker paru-paru sel kecil, kanker paru-paru sel kecil (SCLC) biasanya hanya menimpa para perokok berat dan penyebarannya lebih cepat dibandingkan dengan kanker paru-paru non-sel kecil (NSCLC).

Merokok bisa dikatakan sebagai penyebab utama kanker paru-paru. Orang yang paling berisiko terkena kanker paru-paru adalah perokok aktif. Sekitar 85 persen kanker paru-paru dikaitkan dengan kebiasaan merokok. Meski begitu, bukan berarti setiap perokok akan terkena kanker paru-paru. Selain itu, orang yang tidak merokok juga berkemungkinan terserang kanker paru-paru, meski lebih rendah jumlahnya. Beberapa penyebab kanker paru-paru lain adalah menghirup arsenik, radiasi, dan polusi udara. Kanker paru-paru juga lebih umum terjadi pada orang yang sudah lanjut usia.

Pada tahap awal, kanker paru-paru tidak menyebabkan gejala apa pun. Gejala hanya akan muncul ketika perkembangan kanker telah mencapai suatu tahap tertentu. Penderita kanker paru-parumemiliki gejala seperti batuk yang berkelanjutan dan bertambah parah hingga akhirnya mengalami batuk darah, mengalami sesak napas dan rasa nyeri di dada, mengalami kelelahan tanpa alasan, pembengkakan pada muka atau leher, sakit kepala, sakit pada tulang bisa pada bahu lengan atau tangan, berat tubuh menurun, kehilangan selera makan, suara menjadi serak, kesulitan menelan atau sakit saat menelan sesuatu, perubahan pada bentuk ujung jari yang menjadi cembung.

Pengobatan dan penanganan untuk kanker paru-paru tergantung kepada jenis, ukuran, posisi kanker, dan stadium kanker yang diderita. Kesehatan penderita juga berpengaruh dalam menentukan pengobatan yang bisa dijalani.Dalam metode operasi pengangkatan kanker bisa dilakukan jika kanker hanya berada di satu sisi paru-paru dan belum menyebar. Selain itu, kondisi kesehatan penderita kanker paru-paru perlu diperiksa apakah memungkinkan untuk dilakukan operasi.

Operasi pengangkatan kanker biasanya akan dilanjutkan dengan kemoterapi untuk melenyapkan sel-sel kanker yang tersisa. Untuk kanker yang telah menyebar menggunakan metode energi radiasi(Radioterapi) untuk membunuh sel kanker. Terutama pada kondisi pascaoperasi, prosedur ini juga bisa digunakan untuk membunuh sel-sel kanker yang masih tersisa. Jika operasi sudah tidak mungkin, radioterapi dilakukan untuk meredakan gejala atau rasa sakit dan memperlambat tingkat penyebaran kanker. Pengobatan kemoterapi dilakukan secara berkala dalam waktu beberapa minggu atau bulan dengan diselingi istirahat untuk memulihkan diri.

Prosedur penanganan memakai obat-obatan untuk membunuh sel-sel kanker, memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker, serta menghambat penyebarannya, kemoterapi juga kadang diberikan sebelum operasi dengan tujuan untuk membuat kanker menyusut dan menjadi lebih mudah untuk diangkat. Selain itu, kemoterapi juga bisa dilakukan pascaoperasi untuk membunuh sel-sel kanker yang masih tersisa. Fungsi lain dari kemoterapi adalah untuk meredakan rasa sakit dan mengurangi gejala kanker.

7. BRONKITIS

Penyakit Paru Paru Bronkitis

Kanker paru-paru terjadi di dalam tubuh kita karena muncul pertumbuhan sel kanker yang sama sekali tak terkontrol pada jaringan paru dan asal kanker jenis ini biasanya dari jaringan tipis di organ paru kita di mana wujudnya adalah lapisan sel di saluran udara.

Berdasarkan data WHO, kanker paru-paru adalah salah satu jenis kanker yang paling sering menyerang laki-laki Indonesia. Berdasarkan data Globocan atau International Agency for Research on Cancer (IARC) pada tahun 2012, di Indonesia terdapat 25.322 kasus kanker paru-paru yang menimpa pria dan 9.374 kasus yang menimpa wanita. Angka kejadian kanker paru cukup rendah pada usia di bawah 40 tahun, dan semakin meningkat hingga usia 70 tahun.

Terdapat dua jenis kanker paru-paru primer berdasarkan jenis selnya, yaitu kanker paru-paru sel kecil (small-cell lung cancer/SCLC) dan kanker paru-paru non-sel kecil (non-small-cell lung cancer/NSCLC). Kanker paru-paru non-sel kecil berpeluang empat kali lebih sering terjadi dibandingkan dengan kanker paru-paru sel kecil, kanker paru-paru sel kecil (SCLC) biasanya hanya menimpa para perokok berat dan penyebarannya lebih cepat dibandingkan dengan kanker paru-paru non-sel kecil (NSCLC).

Merokok bisa dikatakan sebagai penyebab utama kanker paru-paru. Orang yang paling berisiko terkena kanker paru-paru adalah perokok aktif. Sekitar 85 persen kanker paru-paru dikaitkan dengan kebiasaan merokok. Meski begitu, bukan berarti setiap perokok akan terkena kanker paru-paru. Selain itu, orang yang tidak merokok juga berkemungkinan terserang kanker paru-paru, meski lebih rendah jumlahnya. Beberapa penyebab kanker paru-paru lain adalah menghirup arsenik, radiasi, dan polusi udara. Kanker paru-paru juga lebih umum terjadi pada orang yang sudah lanjut usia.

Pada tahap awal, kanker paru-paru tidak menyebabkan gejala apa pun. Gejala hanya akan muncul ketika perkembangan kanker telah mencapai suatu tahap tertentu. Penderita kanker paru-parumemiliki gejala seperti batuk yang berkelanjutan dan bertambah parah hingga akhirnya mengalami batuk darah, mengalami sesak napas dan rasa nyeri di dada, mengalami kelelahan tanpa alasan, pembengkakan pada muka atau leher, sakit kepala, sakit pada tulang bisa pada bahu lengan atau tangan, berat tubuh menurun, kehilangan selera makan, suara menjadi serak, kesulitan menelan atau sakit saat menelan sesuatu, perubahan pada bentuk ujung jari yang menjadi cembung.

Pengobatan dan penanganan untuk kanker paru-paru tergantung kepada jenis, ukuran, posisi kanker, dan stadium kanker yang diderita. Kesehatan penderita juga berpengaruh dalam menentukan pengobatan yang bisa dijalani.Dalam metode operasi pengangkatan kanker bisa dilakukan jika kanker hanya berada di satu sisi paru-paru dan belum menyebar. Selain itu, kondisi kesehatan penderita kanker paru-paru perlu diperiksa apakah memungkinkan untuk dilakukan operasi.

Operasi pengangkatan kanker biasanya akan dilanjutkan dengan kemoterapi untuk melenyapkan sel-sel kanker yang tersisa. Untuk kanker yang telah menyebar menggunakan metode energi radiasi(Radioterapi) untuk membunuh sel kanker. Terutama pada kondisi pascaoperasi, prosedur ini juga bisa digunakan untuk membunuh sel-sel kanker yang masih tersisa. Jika operasi sudah tidak mungkin, radioterapi dilakukan untuk meredakan gejala atau rasa sakit dan memperlambat tingkat penyebaran kanker. Pengobatan kemoterapi dilakukan secara berkala dalam waktu beberapa minggu atau bulan dengan diselingi istirahat untuk memulihkan diri.

Prosedur penanganan memakai obat-obatan untuk membunuh sel-sel kanker, memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker, serta menghambat penyebarannya, kemoterapi juga kadang diberikan sebelum operasi dengan tujuan untuk membuat kanker menyusut dan menjadi lebih mudah untuk diangkat. Selain itu, kemoterapi juga bisa dilakukan pascaoperasi untuk membunuh sel-sel kanker yang masih tersisa. Fungsi lain dari kemoterapi adalah untuk meredakan rasa sakit dan mengurangi gejala kanker.

 

8. LEGIONNARIES

Penyakit Paru Paru Legionnaries

Penyakit Legionnaire (Legionella pneumonia; Pontiac fever)adalah suatu infeksi saluran pernafasan akut yang disebabkan oleh bakteri Legionella Pneumophilia dan spesies lainnya dari Legionella yang bisa menyebabkan serangkaian penyakit, mulai dari batuk ringan dan demam sampai pneumonia, paru-paru akan membengkak dan di penuhi cairan seperti lendir. Penyakit ini merupakan 1-8% dari semua kasus pneumonia dan sekitar 4% dari pneumonia berat yang didapat di rumah sakit. Penyakit ini cenderung terjadi pada akhir musim panas dan awal musim gugur.

Penyebabnya adalah bakteri Legionella Pneumophilla dan spesies lainnya dari Legionella. Merupakan bakteri yang berbentuk batang, bakteri ini ditemukan di dalam sistem pengaliran air dan bisa bertahan di dalam sistem penyejuk udara yang hangat dan lembab di gedung-gedung perkantoran, termasuk rumah sakit, maka bisa terjadi wabah yang luas. Mulai dari timbulnya gejala, keadaan akan semakin memburuk pada 4-6 hari pertama, dan 4-5 hari kemudian mulai membaik. Kebanyakan infeksi menyerang usia pertengahan atau usia lanjut, meskipun juga bisa menerang anak-anak.

Penyakit paru-paru legionnaries sendiri pertama kali di ketahui pada tahun 1976 pada saat ituh terjadi wabah penyakit yang mirip seperti pneumonia berat, pada saat veteran perang di sebuah konvensi Amerikan legion. Penyakit ini lebih banyak menyerang pada sebagian banyak laki-laki. Baca juga : 6 Pengobatan Paru Paru Tradisional

Gejala yang di timbulkan oleh penyakit LEGIONNARIES sama seperti gejala yang di timbulakan oleh penyakit pneumonia maupun penyakit radang paru-paru laiannya. Khususnya gangguan saluran pernafasan, tetapi selain itu penderita juga akan terserang diare, nyeri perut, nyeri persendian, sakit kepala, nyeri dada dan ataksia (gangguan koordinasi). Dan penyakit ini dapat sangat berbahaya apabila di biarkan saja, di karenakan dapat mengakibatkan kematian pada orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Untuk pengobatan dapat memberikan antibiotik seperti Erythromycin merupakan antibiotik terpilih untuk mengobati penyakit Legionnaire. Pada kasus yang tidak terlalu berat, dapat diberikan per-oral (melalui mulut); jika tidak memungkinkan, bisa diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah). Dan jika terjadi gangguan pernafasan yang sangat berat, maka sebaiknya penderita dirawat di rumah sakit guna mendapatkan cairan dan elektrolit serta oksigen tambahan (baik melalui sungkup muka maupun melalui ventilator mekanik).

Angka kematian adalah sekitar 20%. Angka kematian yang lebih tinggi ditemukan pada mereka yang mendapatkan penyakit ini di rumah sakit atau pada penderita gangguan sistem kekebalan.

 

9. ASMA

Penyakit Paru Paru Asma

Hampir setiap orang mengetahui bahwa asma merupakan salah satu jenis penyakit paru-paru. Asma dalam bahasa Yunani “asthma” adalah jenis penyakit jangka panjang atau kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas yang menimbulkan sesak atau sulit bernapas, penderita asma juga bisa mengalami gejala lain seperti nyeri dada, batuk-batuk dan mengi. Asma bisa diderita oleh semua golongan usia, baik muda atau tua.

Bagi seseorang yang memiliki penyakit asma, saluran pernapasannya lebih sensitif dibandingkan orang lain yang tidak hidup dengan kondisi ini. Ketika paru-paru teriritasi maka otot-otot saluran pernapasan penderita asma akan menjadi kaku dan membuat saluran tersebut menyempit. Selain itu akan terjadi peningkatan produksi dahak yang menjadikan bernapas makin sulit untuk dilakukan.

Gejala dari penyakit ini adalah sulit bernapas serta disertai suara mengi. Penyakit ini disebabkan oleh penyempitan sementara pada saluran pernapasan yang menyebabkan penderita sulit untuk bernapas. Penyempitan ini terjadi pada pembuluh tenggorokan, penyakit ini juga bisa dari faktor keturunan, selain itu ada beberapa faktor lain yang menyebabkan penyakit ini, seperti perubahan suhu, debu, ketegangan emosi dan juga gerakan badan yang berlebihan. Untuk penderita penyakit ini sebaiknya hindari hal-hal yang dapat menyebabkan penderita mengalami serangan asma.

Ada dua tujuan dalam pengobatan penyakit asma, yaitu meredakan gejala dan mencegah gejala kambuh. Untuk mendukung tujuan tersebut, diperlukan rencana pengobatan dari dokter yang disesuaikan dengan kondisi pasien. Rencana pengobatan meliputi cara mengenali dan menangani gejala yang memburuk, serta obat-obatan apa yang harus digunakan. Penting bagi pasien untuk mengenali hal-hal yang dapat memicu asma mereka agar dapat menghindarinya. Jika gejala asma muncul, obat yang umum direkomendasikan adalah inhaler pereda.

Bilamana terjadi serangan asma dengan gejala yang terus memburuk (secara perlahan-lahan atau cepat) meskipun sudah ditangani dengan inhaler atau obat-obatan lainnya, maka penderita harus segera mendapatkan penanganan di rumah sakit. Meski jarang terjadi, serangan asma bisa saja membahayakan nyawa. Bagi penderita asma kronis, peradangan pada saluran napas yang sudah berlangsung lama dan berulang-ulang bisa menyebabkan penyempitan permanen.

 

10. SILIKOSIS

Penyakit Paru Paru Silikosis

Silikosis adalah jenis penyakit paru-paru yang ditimbulkan akibat dari kondisi lingkungan kerja. Penyakit ini juga berhubungan dengan penyakit pneumokoniosis yang disebabkan oleh kristal silika. Silika sendiri merupakan sejenis bahan yang biasa digunakan saat pembangunan rumah, gedung dan juga di bagian konstruksi. Bentuk silika sendiri padat dan tidak berbahaya, namun debu-debu dari silika sangat tidak bagus untuk paru-paru dan juga berbahaya bagi paru-paru. Orang belum banyak yang belum mengenal silika, jenis silika yang sering digunakan dalam rekonstruksi bangunanan adalah kuarsa, tridimit dan juga kristobali. Terdapat tiga jenisa silikosis:

  • Silikosis Kronis Simplek, terjadi akibat pemaparan sejumlah kecil debu silika dalam jangka panjang (lebih dari 20 tahun). Nodul-nodul peradangan kronis dan jaringan parut akibat silika terbentuk di paru-paru dan kelenjar getah bening dada.
  • Silikosis Akselerata, terjadi setelah terpapar oleh sejumlah silika yang lebih banyak selama waktu yang lebih pendek (4-8 tahun). Peradangan, pembentukan jaringan parut dan gejala-gejalanya terjadi lebih cepat.
  • Silikosis Akut, terjadi akibat pemaparan silikosis dalam jumlah yang sangat besar, dalam waktu yang lebih pendek. Paru-paru sangat meradang dan terisi oleh cairan, sehingga timbul sesak nafas yang hebat dan kadar oksigen darah yang rendah.

Pada silikosis simplek dan akselerata bisa terjadi fibrosif masif progresif. Fibrosis ini terjadi akibat pembentukan jaringan parut dan menyebabkan kerusakan pada struktur paru yang normal.

Silikosis disebabkan oleh paparan silika kristal, yang berasal dari pemotongan, pengeboran, atau penggilingan tanah, pasir, granit, atau mineral lainnya. Setiap pekerjaan dimana kerak bumi terganggu bisa menyebabkan silikosis. Silikosis biasanya terjadi pada orang-orang yang telah menghirup debu silika selama beberapa tahun. Silika adalah unsur utama dari pasir, sehingga pemaparan biasanya terjadi pada:

  • Buruh tambang logam,
  • Pekerja pemotong batu dan granit,
  • Pekerja pengecoran logam, dan
  • Pembuat tembikar.

Bila terhirup, serbuk silika masuk ke paru-paru dan sel pembersih (misalnya makrofag) akan mencernanya. Enzim yang dihasilkan oleh sel pembersih menyebabkan terbentuknya jaringan parut pada paru-paru. Pada awalnya, daerah parut ini hanya merupakan bungkahan bulat yang tipis (silikosis noduler simplek). Akhirnya, mereka bergabung menjadi massa yang besar (silikosis konglomerata). Daerah parut ini tidak dapat mengalirkan oksigen ke dalam darah secara normal. Paru-paru menjadi kurang lentur dan penderita mengalami gangguan pernafasan.

Biasanya gejala timbul setelah pemaparan selama 20-30 tahun. Tetapi pada peledakan pasir, pembuatan terowogan dan pembuatan alat pengampelas sabun, dimana kadar silika yang dihasilkan sangat tinggi, gejala dapat timbul dalam waktu kurang dari 10 tahun. Keluhan pernafasan bisa memburuk dalam waktu 2-5 tahun setelah penderita berhenti bekerja. Kerusakan di paru-paru bisa mengenai jantung dan menyebabkan gagal jantung yang bisa berakibat fatal.

Jika terpapar oleh organisme penyebab tuberkulosis (Mycobacterium Tuberculosis, penderita silikosis mempunyai resiko 3 kali lebih besar untuk menderita tuberkulosis. Gejala gejala tambahan yang mungkin di temukan terutama pada silikosis akut seperti demam, batuk, penurunan berat badan, dan gangguan pernafasaan yang berat.

Pencegahan silikosis bisa diakukan dengan melakukan pengawasan terhadap lingkungan kerja. Bila debu tidak bisa dikontrol, misalnya pada industri peledakan, maka pekerja diharuskan menggunakan peralatan yang memberikan udara bersih atau sungkup. Selain itu, kebiasaan merokok juga bisa memperburuk penyakit ini, karena itu hentikan segera kebiasaan merokok Anda. Pekerja yang terpapar silika, harus menjalani foto rontgen dada secara rutin. Untuk pekerja peledak pasir setiap 6 bulan dan untuk pekerja lainnya setiap 2-5 tahun, sehingga penyakit ini dapat diketahui secara dini. Jika foto rontgen menunjukkan silikosis, dianjurkan untuk menghindari pemaparan terhadap silika.

Untuk pengobatan, Tidak ada pengobatan khusus untuk silikosis. Untuk mencegah semakin memburuknya penyakit, sangat penting untuk menghilangkan sumber pemaparan. Terapi suportif terdiri dari obat penekan batuk, bronkodilator dan oksigen. Jika terjadi infeksi, bisa diberikan antibiotik. Adapun Hal lain yang perlu dipertimbangkan seperti membatasi pemaparan terhadap silika, berhenti merokok, menjalani tes kulit untuk TBC secara rutin.

Penderita silikosis memiliki resiko tinggi menderita Tuberkulosis (TBC), sehingga dianjurkan untuk menjalani tes kulit secara rutin setiap tahun. Silika diduga mempengaruhi sistem kekebalan tubuh terhadap bakteri penyebab TBC. Jika hasilnya positif, diberikan obat anti TBC.

 

OBAT PARU PARU HERBAL DETOPAR DAN PIPECA

Obat Paru Paru Herbal Paling Ampuh – Pada penderita penyakit paru paru ada baiknya jika mencoba untuk mengobati penyakit paru paru yang anda alami secara herbal, karna selain dapat menyembuhkan secara efektif pengobatan secara herbal juga di kenal lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya. Obat paru paru herbal dari De Nature menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi masalah penyakit paru paru yang Anda alami.

 

OBATI PENYAKIT PARU PARU DENGAN
OBAT HERBAL DE NATURE

Obat Paru Paru Herbal Paling Ampuh

Rp. 295.000 (Belum Termasuk Ongkir)

 

Obat paru paru dari De Nature (Detopar & Pipeca) terbuat dari kandungan herbal alami yang sudah terdaftar oleh BPOM RI dan memiliki izin dari DINKES RI (Detopar No.TR163394651 & Pipeca No.TR173399911). Berkhasiat untuk mengatasi masalah penyakit paru-paru yang dikenal lebih aman karena kandungan herbalnya dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya walaupun dikonsumsi dalam jangka panjang serta tidak menimbulkan ketergantungan obat.

 

Khasiat Obat Paru Paru de Nature :

  • Membersihkan Paru-Paru
  • Batuk Berlendir, Batuk Berdahak
  • TBC
  • Detox Paru
  • Melancarkan Pernafasan
  • Menormalkan Fungsi Paru-Paru
  • Menyaringkan Suara

 

“SANGAT COCOK UNTUK PEROKOK & PEROKOK PASIF”

Sekedar informasi untuk kenyamanan Konsumen, bahwa Produk dari perusahaan kami ini sudah memiliki:

  • Punya Ijin Resmi Perusahaan dari Kementrian Kesehatan
  • Ijin BPOM, yang artinya sudah lulus uji stabilitas Produk
  • Sertifikat Halal MUI, sehingga kehalalannya bisa di pertanggungjawabkan
  • Apoteker Yang berpengalaman
  • Sudah melewati Proses Sortir Bahan Baku, Guna Menjaga Mutu Produk
  • Proses Produksi Sesuai Alur CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik Dan Benar)

 

*Keuntungan Menggunakan Produk Kami*

Dengan melihat produk yang kami miliki, tentunya banyak keuntungan masing-masing yang mencobanya, diantaranya yaitu sebagai berikut :

  • Karena bahanya terbuat dari bahan alami tentunya tidak memiliki efek samping
  • Lebih terjangkau atau Hemat biaya.
  • Proses penyembuhan cepat minimal 5-7 hari, dan maksimal 1-2 minggu Insyaalloh Wasir sembuh.
  • Produk kami yang telah di pesan, dikirim ke rumah menggunakan jasa via TIKI, JNE, J&T dan POS.
  • 100% Privasi Anda Aman
  • Dengan begitu, anda tidak perlu malu karena harus pergi ke dokter.

 

*Testimoni Pemesanan*

Testimoni Pemesanan

Testimoni Pemesana

Testimoni Pemesanan

 

*Format Pemesanan*

NAMA # ALAMAT # NO. TLP # OBAT YANG DIPESAN # TUJUAN PEMBAYARAN
(BRI/BCA)

No. Rek. De Nature Indonesia

 

*Kirim Ke Customer Service Kami*

 

Custumer Service Kami Akan Memandu Anda Untuk Proses Selanjutnya

Categories
Penyakit Paru Paru

Penyakit Paru Paru – Macam Macam, Gejala, Penyebab, Dan Pengobatan

Defrinisi Penyakit Paru Paru

Paru-paru merupakan organ yang penting bagi kelangsungan hidup manusia, yang berfungsi sebagai tempat pertukaran Oksigen(O2) yang dibutuhkan oleh tubuh manusia dengan Karbondioksida(CO2) yang keluar melalui alat pernafasan(Hidung) manusia sebagai sisa-sisa proses pernafasan yang tidak di butuhkan oleh tubuh manusia, sehingga kebutuhan Oksigen dalam tubuh manusia tetap tepenuhi.

Paru Paru Manusia

 

Penyakit paru-paru merupakan penyakit yang rentan menjangkit pada semua kalangan dewasa atau anak-anak. Penyakit paru-paru ini dapat di sebabkan oleh beberapa faktor termasuk oleh bakteria,virus,jamur,parasit, dan juga dapat disebabkan oleh dampak dari zat-zat kimia, masuknya gas beracun atau cedera fisik pada paru-paru.

 

Macam Macam, Gejala Dan Penyebab Penyakit Paru Paru

Tuberkulosis TBC (Infeksi Paru Paru Yang Diakibatkan Oleh Bakteri Mycobacterium Tubercolosis)

Gejala : Batuk berdahak yang berlangsung lama, lebih daru 3 minggu dan disertai batuk berdarah. Demam ringan terkadang menggigil. Kehilangan nafsu makan dan penurunan berat badan. Berkeringat pada malam hari.
Penyebab : Percikan ludah pada saat penderita besin atau batuk, tinggal dalam lingkungan kumuh, sistem imun yang randah, Tidak lancarnya sirkulasi udara.

Kanker Paru-Paru (Kanker Yang Tumbuh Dari Sel-Sel Paru)

Gejala : Sesak nafas, Sakit pada dada, batuk kering yang baru muncul namun tak kunjung sembuh, mudah lelah.
Penyebab : Asap rokok, paparan asbes melalui saluran nafas atau udara, paparan Zat seperti : kontak dengan pengolahan baja,nikel, gas batubara dan asap diesel.

Asma

Gejala : sulit benafas yang disertai oleh suara mengi
Penyebab : faktor keturunan, perubahan suhu, debu, ketegangan emosi,dan gerakan badan yang berlebihan

Pneumonia

Gejala : Batuk berdahak, dahak pada batuk berwarna kuning dan kental, sakit pada dada, sesak nafas disertai dengan demam.
Penyebab : penyakit menular yang disebabkan oleh virus atau pun jamur, pada umumnya penyakit ini disebabkan oleh bakteri Streptococus dan Mycoplasma pneumoniae yang menyebabkan infeksi jaringan paru atau parenkim.

Emfisema

Gejala : Sesak nafas dalam waktu lama, nafsu makan menurun drastis, nafas yang terengah-engah dan juga berbunyi ngik-ngik ketika bernafas.
Penyebab : bronkhitis kronis (gangguan pada saluran dan paru-paru), perokok pasif dan menghirup debu, pola hidup yang tidak sehat.

 

Pencegahan Penyakit Paru Paru

Mencegah penyakit paru-paru sejak dini adalah langkah terbaik yang bisa dilakukan semua orang. Sakit paru-paru merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Setiap tahun, ada sekitar 1,6 juta orang kehilangan nyawa akubat penyakit ini.

Ada berbagai faktor yang membuat orang terserang penyakit paru-paru. Namu tidak perlu khawatir, karna anda bisa mencegah penyakit paru-paru akut dan kronis sedari dini. Berikut beberapa cara untuk mencegah penyakit paru-paru agar tidak menjangkiti anda, keluarga, dan orang-orang disekitar:

Belajar Cara Bernafas Dengan Baik

Mengetahui bagaimana cara bernafas dengan baik dan benar diperlukan teruma bagi anda yang sedang mengalami gangguan pernafasan. Anda bisa mempelajarinya dari orang yang lebih ahli seperti terapis dan dokter.

Minum Air Putih Secukupnya

Air putih adalah obat dari segala penyakit di dalam tubuh. Air putih mengandung oksigen yang akan membuat paru-paru akan bekerja lebih optimal, seperti disegarkan oleh air putih. Selain itu, air putih juga bisa membersihkan segala kotoran atau lendir yang ada di paru-paru. Minumlah air putih secukupnya 8 gelas per hari.

Olahraga Secara Rutin

Dengan melakukan olahraga rutin anda bisa melatih pernafasan dan juga bisa mengencangkan otot-otot pernafasan sehingga bisa bernafas dengan baik. Anda tidak harus melakukan olahraga yang berat namun, juga bisa dengan melakukan tips olahraga ringan saja seperti jogging atau jalan kaki setiap pagi dan sore hari.

Mengkonsumsi Makanan Sehat

Konsumsilah makanan sehat dan makanan yang mengandung antioksidan seperti jeruk karena bisa menyehatkan paru-paru. Usahakan untuk tidak memakan makanan yang banyak mengandung lemak terutama lemak jenuh. Pastikan anda juga mengkonsumsi makanan yang memiliki gizi seimbang.

Hindari Perilaku Merokok Dan Tempat Yang Berasap

Bagi perokok aktif, tentunya bukan menjadi hal baru bahwa dirinya akan beresiko tinggi terkena penyakit paru-paru. Namun juga bahaya perokok pasif yang menghirup asap rokok juga memiliki resiko bahkan lebih besar terkena penyakit paru-paru. Polusi juga bisa menyebabkan kerja paru-paru berat dan menyebabkan penyakit paru-paru.

Menjaga Berat Badan Ideal

Kelebihan berat badan atau obesitas dapat memicu timbulnya berbagai penyakit seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, jantung dan paru-paru. Badan yang telalu gemuk dapat membuat kerja jantung dan paru-paru lebih berat Karena orang gemuk membutuhkan oksigen yang lebih banyak. Jadi sebaiknya anda menjaga berat badan supaya lebih ideal sehingga anda bisa lebih sehat dan terhindari dari berbagai jenis penyakit.

Hindari Makan Makanan yang Bergas

Makanan dan minuman yang mengandung gas seperti bahaya minuman bersoda, bahaya alkohol, nangka, kubis, brokoli, melon, bawang merah, lobak, timun, kol dan lainnya. Makanan yang bergas bisa membuat pernafasan menjadi tidak enak.

Hindari Paparan Zat Klorin Secara Langsung

Zat klorin bisa membuat kerja paru-paru menjadi lebih berat dibandingkan biasanya. Klorin tidak hanya berasal dari makanan saja namun juga bisa berasal dari air PDAM. Oleh karena itu, sebaiknya gunakan penyaring atau filter pada keran air supaya klorin tidak ikut terbawa.

Tidak Makan Makanan Dan Minuman Yang Dingin

Menghindari sebisa mungkin makanan dan minuman yang dingin sangat dianjurkan karena jaringan yang ada di paru-paru sangat sensitif terhadap suhu dingin, bahkan bisa membekukan pembuluh darah. Jadi, sebaiknya makanlah saat masih hangat saja

Berhenti Mengonsumsi Minuman Beralkohol

Mengonsumsi minuman beralkohol terbukti membawa keburukan bagi tubuh. Selain merusak berbagai organ, melemahkan daya tahan tubuh, minuman beralkohol juga membuat paru-paru lebih rentan terkena infeksi bakteri dan virus.

Baca juga : Pengobatan Penyakit Paru Paru Tradisional

 

Pantangan Makanan Bagi Penderita Penyakit Paru Paru

Selain menghindari paparan kimia, jamur, parasit, virus maupun bakteri dan alergen, penting pula bagi penderita paru-paru untuk memastikan asupan makanan. Berikut macam makanan yang dilarang untuk penderita penyakit paru-paru :

Daging Kambing

Ada zat yang terkandung di dalam daging kambing di mana zat ini mampu berpengaruh terhadap sistem peredarah darah. Bahkan zat tersebut mampu mendukung pembentukan zat nitrosamin yang mampu menjadi penyebab peradangan paru-paru. Jika terus-menerus mengonsumsinya ketika paru-paru sudah bermasalah, radang paru-paru dapat kemudian berpotensi menjadi kronis, jadi sebaiknya hindarilah.

Terasi Merah

Hal ini dikarenakan didalamnya terdapat kandungan Rhodamin B, Rhodamin B merupakan salah satu zat yang dapat memicu tmbulnya iritasi pada saluran pernafasan, dan jika Rhodamin B dapat terakumulasi pada tubuh manusia dan bersifat karsinogenik dalam jangka panjang maka kemungkinan besar dapat menyebabkan timbulnya peradangan pada tubuh terutama pada sistem pernafasan manusia.

Ikan Asin

Karena didalam ikan asin terdapat zat Nitrosamin. Zat nitrosamin merupakan salah satu zat karsinogenik yang dapat menyebabkan terjadinya peradangan pada organ tubuh manusia. bukan hanya itu kandungan zat dalam ikan asin pun merupakan salah satu mediator utama dalam pembentukan dan perkembangan virus Epstein-Barr. Virus Epstein-Barr adalah virus yang berperan penting dalam timbulnya peradangan dalam organ paru-paru manusia.

Mengandung Alkohol

Karena berlebihan mengkonsumsi alkohol dapat menyebabkan tekanan darah naik dan menyebabkan zat nitrosamin berkembang dengan cepat.

Merokok

Karena Rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia dan 200 diantaranya beracun serta 43 jenis lainya dapat menyebabkan kanker dan peradangan pada organ pernafasaan utamanya paru paru. Beberapa zat tersebut diantaranya ialah tar,nikotin,karbon moniksida,dat zat berbahaya lainnya yang dapat memicu timbulnya penyakit paru paru,jantung dan kesehatan tubuh lainnya.

 

Pengobatan Penyakit Paru-Paru

Ada berbagaimacam pengobatan yang dapat Anda lakukan, selain pengobatan medis atau dokter,Anda juga bisa mencoba obat herbal tradisional dari De Nature (Detopar dan Pipeca) yang sudah terdaftar oleh BPOM RI.

Obat Paru Paru Herbal Paling Ampuh – Pada penderita penyakit paru paru ada baiknya jika mencoba untuk mengobati penyakit paru paru yang anda alami secara herbal, karna selain dapat menyembuhkan secara efektif pengobatan secara herbal juga di kenal lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya. Obat paru paru herbal dari De Nature menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi masalah penyakit paru paru yang Anda alami.

 

OBATI PENYAKIT PARU PARU DENGAN
OBAT HERBAL DE NATURE

Obat Paru Paru Herbal Paling Ampuh

Rp. 295.000 (Belum Termasuk Ongkir)

 

Obat paru paru dari De Nature (Detopar & Pipeca) terbuat dari kandungan herbal alami yang sudah terdaftar oleh BPOM RI dan memiliki izin dari DINKES RI (Detopar No.TR163394651 & Pipeca No.TR173399911). Berkhasiat untuk mengatasi masalah penyakit paru-paru yang dikenal lebih aman karena kandungan herbalnya dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya walaupun dikonsumsi dalam jangka panjang serta tidak menimbulkan ketergantungan obat.

 

Khasiat Obat Paru Paru de Nature :

  • Membersihkan Paru-Paru
  • Batuk Berlendir, Batuk Berdahak
  • TBC
  • Detox Paru
  • Melancarkan Pernafasan
  • Menormalkan Fungsi Paru-Paru
  • Menyaringkan Suara

 

“SANGAT COCOK UNTUK PEROKOK & PEROKOK PASIF”

Sekedar informasi untuk kenyamanan Konsumen, bahwa Produk dari perusahaan kami ini sudah memiliki:

  • Punya Ijin Resmi Perusahaan dari Kementrian Kesehatan
  • Ijin BPOM, yang artinya sudah lulus uji stabilitas Produk
  • Sertifikat Halal MUI, sehingga kehalalannya bisa di pertanggungjawabkan
  • Apoteker Yang berpengalaman
  • Sudah melewati Proses Sortir Bahan Baku, Guna Menjaga Mutu Produk
  • Proses Produksi Sesuai Alur CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik Dan Benar)

 

*Keuntungan Menggunakan Produk Kami*

Dengan melihat produk yang kami miliki, tentunya banyak keuntungan masing-masing yang mencobanya, diantaranya yaitu sebagai berikut :

  • Karena bahanya terbuat dari bahan alami tentunya tidak memiliki efek samping
  • Lebih terjangkau atau Hemat biaya.
  • Proses penyembuhan cepat minimal 5-7 hari, dan maksimal 1-2 minggu Insyaalloh Wasir sembuh.
  • Produk kami yang telah di pesan, dikirim ke rumah menggunakan jasa via TIKI, JNE, J&T dan POS.
  • 100% Privasi Anda Aman
  • Dengan begitu, anda tidak perlu malu karena harus pergi ke dokter.

 

*Testimoni Pemesanan*

Testimoni Pemesanan

Testimoni Pemesana

Testimoni Pemesanan

 

*Format Pemesanan*

NAMA # ALAMAT # NO. TLP # OBAT YANG DIPESAN # TUJUAN PEMBAYARAN
(BRI/BCA)

No. Rek. De Nature Indonesia

 

*Kirim Ke Customer Service Kami*

 

Custumer Service Kami Akan Memandu Anda Untuk Proses Selanjutnya

Categories
Pengobatan Paru Paru

6 Pengobatan Penyakit Paru Paru Tradisional

Pengobatan Tradisional Penyakit Paru Paru

Paru-paru dalam istilah anatomi dikenal sebagai pulmo, merupakan organ utama yang bertanggung jawab dalam proses respirasi (sistem pernapasan pada manusia) dan terdiri atas dua bagian pulmo dextra (paru-paru kanan) dan pulmo sinistra (paru-paru kri). Selain itu, paru-paru juga berhubungan dengan sistem peredaran darah (sirkulasi) dan sistem eksresi (pengeluaran zat sisa).

Paru-paru berperan sangat penting bagi tubuh manusia, yaitu tempat terjadinya pertukaran oksigen (O2) dan karbon dioksida (CO2) ketika tubuh menghirup udara. Pada umumnya, paru paru terdapat pada seluruh hewan mamalia, termasuk salah satunya manusia.

 

Pengertian Penyakit Paru-Paru

Definisi dari Penyakit Paru-Paru adalah penyakit menular yang bisa disembuhkan paru-paru merupalan organ penting bagi kehidupan manusia khususnya berfungsi pada sistem pernapasan manusia bertugas sebagai tempat pertukaran oksigen yang dibutuhkan manusia dan mengeluarkan karbondioksida yang merupakan hasil sisa proses pernapasan yang harus di keluarkan oleh tubuh sehingga kebutuhan tubuh akan oksigen akan tetap terpenuhi udara sangat penting bagi manusia tidak menghirup oksigen selama beberapa menit dapat menyembabkan kematian itulah peranan penting paru- paru.

Gangguan di paru-paru dapat berasal dari penyakit di organ paru itu sendiri atau berasal dari organ lain misalnya:

  • Kelainan di ginjal.
  • Penyebaran kanker.
  • Kelainan gagal jantung yang berat.
  • Kelainan di hati.

 

Gejala Penyakit Paru Paru

Gejala yang paling umum dari semua bentuk penyakit paru-paru interstitial adalah sesak napas. Gejala penyakit paru paru yang harus anda ketahui dan harus diwaspadai, diantaranya :

  • Telapak tangan dan kaku terasa dingin dan sering basah (keluar keeringat).
  • Dada terasa sakit saat batuk.
  • Sulit bernafas dengan lancar.
  • Sesak nafas, bahkan dengan hanya sedikit gerak saja.
  • Batuk mengeluarkan dahak, kadang berwarna kemerahan.
  • Mudah terkena flu.
  • Mudah lelah
  • Pembengkakan pada kaki dan tungkai.
  • Demam.
  • Nafsu makan menurun.
  • Gangguan pada penglihatan, dll.

 

Pebyebab Penyakit Paru Paru

Asap rokok adalah penyebab untama pada mayoritas kasus penyakit paru paru atau kanker paru paru. Tetapi tanpa terkena asap rokok pun seseorang dapat terkena penyakit kanker paru-paru. Dokter meyakini bahwa asap menyebabkan kerusakan pada sel di dalam paru-paru, seiring berjalannya waktu memicu sel berkerja tidak seperti seharusnya kemudian mengalami mutasi sehingga timbul kanker paru.

Selain itu ada beberapa faktor yang meningkatkan resiko menderita penyakit paru-paru diantarannya :

  • Perokok aktif
  • Perokok pasif
  • Terkena gas radon dengan kadar tinggi
  • Terkena partikel Asbes dan kimia lain
  • Sejarah keluarga dengan kanker paru-paru
  • Mengkonsumsi alkohol berlebihan
  • Penyakit paru-paru tertentu (Chronic obstructive pulmonary disease)

Penyakit Paru Paru memiliki banyak sekali jenis-jenisnya, dan banyaku istilah juga tentang penyakit paru-paru, seperti kanker paru-paru, radang paru-paru, penyakit paru-paru basah, penyakit paru-paru kering, penyakit pneumonia, penyakit bronkhitis, dan lain-lain.

 

Diagnosis Penyakit Paru Paru

Orang dengan penyakit paru-paru interstitial biasanya datang ke dokter karena kekhawatiran tentang sesak napas atau batuk. Tes pencitraan dari paru-paru biasanya dilakukan untuk mengidentifikasi masalah.

  • Pemeriksan sinar-X dada: Pemeriksaan dada dengan sinar-X adalah tes pertama dalam evaluasi kebanyakan orang dengan masalah pernapasan. Hasil rontgen pada orang dengan penyakit paru-paru interstitial mungkin menunjukkan garis-garis halus di paru-paru.
  • Computed tomography (CT scan): CT scan menciptakan gambar rinci dari paru-paru dan struktur di sekitarnya. penyakit paru-paru interstitial biasanya dapat dilihat pada CT scan.
  • CT scan Resolusi tinggi: Jika dicurigai adanya penyakit paru interstitial, penggunaan CT scan tertentu dapat meningkatkan kualitas gambar dari interstitium. Hal ini meningkatkan kemampuan CT scan untuk mendeteksi penyakit paru-paru interstitial.
  • Uji fungsi paru: Seseorang duduk dan bernafas melalui tabung. Orang dengan penyakit paru-paru interstitial mungkin memiliki kapasitas paru-paru yang lebih kecil daripada orang normal. Pasien dengan penyakit paru interstitial juga mungkin memiliki penurunan kemampuan untuk mentransfer oksigen dari paru-paru ke dalam darah.

 

Pengobatan Tradisional Penyakit Paru Paru

1. Kulit Manggis

Kulit manggis memiliki banyak khasiat, salah satunya adalah untuk mengobati paru-paru kering. Cara penggunaannya yaitu, pertama-tama siapkan beberapa kulit manggis yang sudah dibersihkan. Kulit manggis lalu direbus sampai mendidih, kemudian saring airnya. Air rebusan kulit manggis lalu diminum secara teratur.

2. Madu Murni

Madu murni harganya memang lebih mahal dari madu pada umumnya, namun khasiatnya memang terbukti sangat baik. Madu murni juga dapat mengobati sakit paru-paru kering. Untuk mengobati penyakit ini, penderita dapat mengkonsumsi madu murni sebanyak dua hingga tiga kali dalam sehari secara rutin hingga gejala-gejala penyakitnya mereda.

3. Bunga Rosela

Bunga rosela adalah bunga cantik berwarna merah yang berasal dari Afrika. Tanaman ini biasa diseduh untuk dijadikan minuman, baik hangat maupun dingin. Di Afrika negara asalnya, bunga rosela diolah menjadi jeli atau selai yang lezat. Khasiat bunga rosela akhir-akhir ini semain banyak diketahui orang, salah satunya adalah untuk meredakan batuk, antioksidan, dan antibiotik sehingga dapat melawan bakteri yang menyerang paru-paru. Cara penggunaannya, rebus bunga rosella yang sudah dibersihkan ke dalam air mendidih, saring, lalu minum secara teratur sebanyak dua kali dalam sehari hingga gejala paru-paru keringnya segera membaik.

4. Daun Sirsak

Dalam bentuknya yang sederhana, daun sirsak memiliki banyak kandungan aktif yang bermanfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit, termasuk mengobati paru-paru kering. Kandungan tersebut adalah isoquinoline, lactones, dan lipid. Adapun manfaat daun sirsak yang lainnya adalah untuk mengobati asam urat, mengobati kanker, mencegah infeksi, meningkatkan sistem imun, mengobati nyeri punggung, mengobati rematik, dan lain-lain.

Penggunaan daun sirsak untuk mengobati paru-paru kering ini amat mudah. Cukup rebus daun sirak yang sudah dibersihkan ke dalam air mendidih, lalu saring dan minum air rebusan tersebut ketika sudah dingin. Saat mengonsumsi air rebusan daun sirsak untuk pengobatan paru-paru kering, sebaiknya penderita juga menghindari penyebab-penyabab paru-paru kering seperti polusi, asap rokok, dan lain-lain (seperti yang telah disebutkan sebelumnya).

5. Pertolongan Medis

Segera mencari pertolongan medis, khususnya jika penderita merasa sulit bernapas dan juga terdapat tanda-tanda gawat lainnya seperti batuk yang mengeluarkan darah. Konsultasikan secara lengkap pada dokter untuk mendapatkan diagnosis lengkap mengenai penyakit paru-paru kering.

6. Melakukan Isolasi

Penyakit pada paru-paru amat erat kaitannya dengan udara. Oleh karena itu, apabila seseorang sudah mengalami gejala paru-paru kering seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, maka sebaiknya ia melakukan hal-hal sebagai berikut :

  • Menjauhi sumber asap rokok yang memungkinkan dirinya menghisap rokok tidak merokok
  • Memakai masker untuk mengurangi resiko jumlah polutan yang terhirup saat bernapas
  • Menghindari penyalangunaan NAPZA dan obat terlarang lainnya
  • Makan makanan sehat dan mendapatkan asupan nutrisi yang cukup
  • Meningkatkan daya tahan tubuh dengan bantuan suplemen makanan

Ada berbagaimacam pengobatan yang dapat Anda lakukan, selain pengobatan medis atau dokter, Anda juga bisa mencoba obat herbal tradisional dari De Nature (Detopar dan Pipeca) yang sudah terdaftar oleh BPOM RI.

Obat Paru Paru Herbal Paling Ampuh – Pada penderita penyakit paru paru ada baiknya jika mencoba untuk mengobati penyakit paru paru yang anda alami secara herbal, karna selain dapat menyembuhkan secara efektif pengobatan secara herbal juga di kenal lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya. Obat paru paru herbal dari De Nature menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi masalah penyakit paru paru yang Anda alami.

 

OBATI PENYAKIT PARU PARU DENGAN
OBAT HERBAL DE NATURE

Obat Paru Paru Herbal Paling Ampuh

Rp. 295.000 (Belum Termasuk Ongkir)

 

Obat paru paru dari De Nature (Detopar & Pipeca) terbuat dari kandungan herbal alami yang sudah terdaftar oleh BPOM RI dan memiliki izin dari DINKES RI (Detopar No.TR163394651 & Pipeca No.TR173399911). Berkhasiat untuk mengatasi masalah penyakit paru-paru yang dikenal lebih aman karena kandungan herbalnya dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya walaupun dikonsumsi dalam jangka panjang serta tidak menimbulkan ketergantungan obat.

 

Khasiat Obat Paru Paru de Nature :

  • Membersihkan Paru-Paru
  • Batuk Berlendir, Batuk Berdahak
  • TBC
  • Detox Paru
  • Melancarkan Pernafasan
  • Menormalkan Fungsi Paru-Paru
  • Menyaringkan Suara

 

“SANGAT COCOK UNTUK PEROKOK & PEROKOK PASIF”

Sekedar informasi untuk kenyamanan Konsumen, bahwa Produk dari perusahaan kami ini sudah memiliki:

  • Punya Ijin Resmi Perusahaan dari Kementrian Kesehatan
  • Ijin BPOM, yang artinya sudah lulus uji stabilitas Produk
  • Sertifikat Halal MUI, sehingga kehalalannya bisa di pertanggungjawabkan
  • Apoteker Yang berpengalaman
  • Sudah melewati Proses Sortir Bahan Baku, Guna Menjaga Mutu Produk
  • Proses Produksi Sesuai Alur CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik Dan Benar)

 

*Keuntungan Menggunakan Produk Kami*

Dengan melihat produk yang kami miliki, tentunya banyak keuntungan masing-masing yang mencobanya, diantaranya yaitu sebagai berikut :

  • Karena bahanya terbuat dari bahan alami tentunya tidak memiliki efek samping
  • Lebih terjangkau atau Hemat biaya.
  • Proses penyembuhan cepat minimal 5-7 hari, dan maksimal 1-2 minggu Insyaalloh Wasir sembuh.
  • Produk kami yang telah di pesan, dikirim ke rumah menggunakan jasa via TIKI, JNE, J&T dan POS.
  • 100% Privasi Anda Aman
  • Dengan begitu, anda tidak perlu malu karena harus pergi ke dokter.

 

*Testimoni Pemesanan*

Testimoni Pemesanan

Testimoni Pemesana

Testimoni Pemesanan

 

*Format Pemesanan*

NAMA # ALAMAT # NO. TLP # OBAT YANG DIPESAN # TUJUAN PEMBAYARAN
(BRI/BCA)

No. Rek. De Nature Indonesia

 

*Kirim Ke Customer Service Kami*

 

Custumer Service Kami Akan Memandu Anda Untuk Proses Selanjutnya

Categories
Obat Paru Paru

OBAT INFEKSI PARU PARU TRADISIONAL DETOPAR DAN PIPECA DE NATURE

Obat Paru Paru Tradisional

 

Obat paru paru Detopar dan Pipeca dari De Nature merupakan obat tradisional yang terbuat dari bahan alami yang dikemas dengan cara modern dalam bentuk kapsul atau yang biasa kita sebut dengan obat herbal. Obat paru paru Detopar dan Pipeca dari De Nature ini sudah terdaftar oleh BPOM RI dan memiliki izin dari DINKES RI (Detopar No.TR163394651 & Pipeca No.TR173399911). Berkhasiat untuk mengatasi masalah penyakit paru-paru yang dikenal lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya walaupun dikonsumsi dalam jangka panjang serta tidak menimbulkan ketergantungan obat.

 

Khasiat Obat Paru Paru de Nature :

  • Membersihkan Paru-Paru
  • Batuk Berlendir, Batuk Berdahak
  • TBC
  • Detox Paru
  • Melancarkan Pernafasan
  • Menormalkan Fungsi Paru-Paru
  • Menyaringkan Suara

 

“SANGAT COCOK UNTUK PEROKOK & PEROKOK PASIF”

Obat Paru Paru Herbal De Nature

 

Artikel ini akan menjelaskan beberapa gejala yang paling umum pada infeksi paru paru, penyebab, serta langkah-langkah penanganan yang diperlukan. Anda juga akan menemukan beberapa tips bermanfaat untuk mengobati infeksi paru paru sebelum penyakit ini menjadi lebih serius.

Infeksi paru paru adalah suatu penyakit peradangan yang terjadi di paru paru yang disebabkan oleh mikroorganisme bakteri, parasit, jamur, atau juga virus. Ada banyak sekali jenis penyakit infeksi pada paru, yaitu seperti penyakit paru paru basah, penyakit bronkitis, penyakit TBC dan penyakit lainnya.Penyakit infeksi pada paru-paru tersebut dapat memburuk dan bisa menjadi masalah yang lebih parah jika tidak ditangani.

Infeksi paru-paru dikategorikan menjadi dua jenis yaitu kronis dan akut. Infeksi paru-paru kronis adalah yang telah terjadi dalam hitungan tahun. Sedangkan infeksi paru akut adalah penyakit yang baru dirasakan oleh penderita.

Baca juga : Obat Paru Paru Kering Tradisional Dari De Nature

 

Penyebab Penyakit Infeksi Paru

 

Dari berbagai kasus yang ditemukan, penyakit infeksi paru diakibatkan oleh 3 macam mikroorganisme yaitu :

1. Virus

Biasanya gejala yang diakibatkan karena virus adalah nyeri otot, sesak napas, lelah, batuk kering, dan sakit kepala.

2. Bakteri Staphylococcus Aureus Methicillin Resistant

Bakteri adalah kelompok organisme yang tidak memiliki membran inti sel. Organisme ini termasuk ke dalam domain prokariota dan berukuran sangat kecil, serta memiliki peran besar dalam kehidupan di bumi. Infeksi paru paru yang disebabkan karena bakteri memiliki gejala seperti batuk berdahak (biasanya berwarna kehijauan), tenggorokan yang sakit, dada terasa nyeri, demam, pilek, dehidrasi, napas sesak, dan berkeringat.

3.Jamur Candida

Jamur adalah organisme eukariotik yang bersel tunggal atau banyak dengan tidak memiliki klorofil. Sel jamur memilki dinding yang tersusun atas kitin. Jamur ini juga bisa menyebabkan terjadi penyakit infeksi paru paru.

Adapun Penyebab Lainnya seperti :

Radang Paru

Gejala radang paru paru sangat mirip dengan flu, yaitu diawali dengan mengalami batuk kering, sakit kepala, nyeri otot, dan demam. Jika gejalanya meningkat, penderita akan mengalami kesulitan bernapas dan batuk yang disertai lendir berwarna putih terkadang bening.

 

Gejala Penyakit Infeksi Paru

 

Sebelum Anda mencari informasi terkait cara alami mengatasi infeksi paru, ada baiknya Anda membaca gejala yang dirasakan oleh penderita sebagai salah satu cara mengenal penyakit tersebut. Beberapa gejala yang dirasakan penderita adalah sebagai berikut :

  • Batuk berdahak. Jumlah lendir akan meningkat bagi penderita penyakit infeksi paru-paru yang disebabkan oleh Candida dan bakteri. Pada penderita infeksi paru-paru, dahak akan tampak kehijauan atau kekuningan.
  • Infeksi saluran kemih (untuk kasus berat)
  • Sesak nafas
  • Demam
  • Kedinginan (untuk infeksi paru yang disebabkan oleh jamur Candida)
  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Iritasi kulit (untuk infeksi paru akibat bakteri)
  • Nafsu makan bekrurang
  • Muntah
  • Kaku sendi dan otot

 

Pengobatan Medis

 

Obat infeksi paru paru secara medis biasanya akan dilakukan ketika gejala infeksi paru-paru yang dialami oleh penderita sudah tergolong parah. Adapun beberapa langkah pengobatan infeksi paru-paru secara medis adalah sebagai berikut.

1. Konsumsi Antibiotik

Salah satu faktor yang menyebabkan infeksi paru-paru adalah bakteri. Paru-paru basah atau penumonia merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi, salah satunya infeksi bakteri. Jika berdasarkan hasil pemeriksaan medis ternyata penderita infeksi paru-paru disebabkan oleh infeksi bakteri maka kemungkinan besar dokter akan memberikan resep antibiotik kepada penderita. Adapun konsumsi antibiotik tersebut biasanya akan menunjukkan hasil setelah 3 hari. Setelah 3 hari gejala infeksi paru-paru akan reda. Namun jika setelah 3 hari gejala infeksi paru-paru tidak kunjung reda maka penderita harus segera menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Obat Paru Paru Basah Tradisional Dari De Nature

2. Obat Antivirus

Selain bakteri, infeksi paru-paru atau pneumonia juga bisa disebabkan oleh infeksi virus. Jika ternyata infeksi paru-paru disebabkan oleh virus maka penderita biasanya akan diberikan obat antivirus. Pemberian obat ini terutama diperuntukkan bagi orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang relatif rendah. Adapun gejala akan segera reda biasanya setelah mengkonsumsi obat selama 1 sampai 3 minggu. Sama halnya dengan konsumsi antibiotik, jika konsumsi obat antivirus tidak meringankan gejala maka penderita harus segera melakukan pemeriksaan lanjutan.

3. Obat Demam

Gejala lain yang akan ditunjukkan oleh penderita infeksi paru-paru ialah demam. Jika penderita mengalami demam maka biasanya dokter akan memberikan resep penurun demam. Adapun obat yang diberikan bisa berupa parasetamol atau ibuprofen. Kedua jenis obat tersebut juga berguna untuk meredakan gejala nyeri otot yang sering muncul pada penderita infeksi paru-paru.

4. Obat Batuk

Gejala lain yang muncul pada penderita infeksi paru-paru adalah batuk berdahak. Karena itulah, penderita infeksi paru-paru terkadang juga harus mengkonsumsi obat batuk. Obat batuk tersebut terutama diperuntukkan bagi penderita infeksi paru-paru yang terus mengalami batuk berdahak. Obat batuk akan membantu proses pengenceran dahak sehingga mudah dikeluarkan dari dalam paru-paru. Adapun obat batuk berdahak yang bisa dikonsumsi oleh penderita infeksi paru-paru misalnya amboxol.

5. Rawat Inap

Apabila beberapa metode pengobatan di atas tidak mampu menurunkan gejala infeksi paru-paru maka kemungkinan besar penderita infeksi paru-paru harus menjalani rawat inap di rumah sakit. Dokter biasanya akan memberikan penanganan medis seperti yang tertera pada nomor 1 hingga nomor 4 sambil memantau kondisi pasien secara intensif.

Sebelum gejala infeksi paru-paru semakin parah hendaknya Anda memperhatikan berbagai gejala yang ditunjukkan oleh tubuh Anda. Jika Anda mengalami beberapa gejala infeksi paru-paru seperti yang telah disebutkan di atas maka sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter.

Ada berbagaimacam pengobatan yang dapat Anda lakukan, selain pengobatan medis atau dokter, Anda juga bisa mencoba obat herbal tradisional dari De Nature (Detopar dan Pipeca) yang sudah terdaftar oleh BPOM RI.

Pada penderita penyakit paru paru ada baiknya jika mencoba untuk mengobati penyakit paru paru yang anda alami secara herbal, karna selain dapat menyembuhkan secara efektif pengobatan secara herbal juga di kenal lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya. Obat paru paru herbal dari De Nature menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi masalah penyakit paru paru yang Anda alami.

Baca Juga : Pengobatan Infeksi Paru Paru Dengan Tradisional

 

OBATI PENYAKIT PARU PARU DENGAN
OBAT HERBAL DE NATURE

 

Obat Paru Paru Herbal Paling Ampuh

Rp. 295.000 (Belum Termasuk Ongkir)

 

Obat paru paru Detopar dan Pipeca dari De Nature merupakan obat tradisional yang terbuat dari bahan alami yang dikemas dengan cara modern dalam bentuk kapsul atau yang biasa kita sebut dengan obat herbal. Obat paru paru Detopar dan Pipeca dari De Nature ini sudah terdaftar oleh BPOM RI dan memiliki izin dari DINKES RI (Detopar No.TR163394651 & Pipeca No.TR173399911). Berkhasiat untuk mengatasi masalah penyakit paru-paru yang dikenal lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya walaupun dikonsumsi dalam jangka panjang serta tidak menimbulkan ketergantungan obat.

Khasiat Obat Paru Paru de Nature :

  • Membersihkan Paru-Paru
  • Batuk Berlendir, Batuk Berdahak
  • TBC
  • Detox Paru
  • Melancarkan Pernafasan
  • Menormalkan Fungsi Paru-Paru
  • Menyaringkan Suara

Sekedar informasi untuk kenyamanan Konsumen, bahwa Produk dari perusahaan kami ini sudah memiliki:

  • Punya Ijin Resmi Perusahaan dari Kementrian Kesehatan
  • Ijin BPOM, yang artinya sudah lulus uji stabilitas Produk
  • Sertifikat Halal MUI, sehingga kehalalannya bisa di pertanggungjawabkan
  • Apoteker Yang berpengalaman
  • Sudah melewati Proses Sortir Bahan Baku, Guna Menjaga Mutu Produk
  • Proses Produksi Sesuai Alur CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik Dan Benar)

 

*Keuntungan Menggunakan Produk Kami*

Dengan melihat produk yang kami miliki, tentunya banyak keuntungan masing-masing yang mencobanya, diantaranya yaitu sebagai berikut :

  • Karena bahanya terbuat dari bahan alami tentunya tidak memiliki efek samping
  • Lebih terjangkau atau Hemat biaya.
  • Proses penyembuhan cepat minimal 5-7 hari, dan maksimal 1-2 minggu Insyaalloh Wasir sembuh.
  • Produk kami yang telah di pesan, dikirim ke rumah menggunakan jasa via TIKI, JNE, J&T dan POS.
  • 100% Privasi Anda Aman
  • Dengan begitu, anda tidak perlu malu karena harus pergi ke dokter.

 

*Testimoni Pemesanan*

Testimoni Pemesanan

Testimoni Pemesana

Testimoni Pemesanan

 

*Format Pemesanan*

NAMA # ALAMAT # NO. TLP # OBAT YANG DIPESAN # TUJUAN PEMBAYARAN
(BRI/BCA)

No. Rek. De Nature Indonesia

 

*Kirim Ke Customer Service Kami*

 

Custumer Service Kami Akan Memandu Anda Untuk Proses Selanjutnya

Categories
Obat Paru Paru

OBAT PARU PARU KERING TRADISIONAL DETOPAR DAN PIPECA DE NATURE

Obat Paru Paru  Paru Paru Tradisional

 

Obat paru paru Detopar dan Pipeca dari De Nature merupakan obat tradisional yang terbuat dari bahan alami yang dikemas dengan cara modern dalam bentuk kapsul atau yang biasa kita sebut dengan obat herbal. Obat paru paru Detopar dan Pipeca dari De Nature ini sudah terdaftar oleh BPOM RI dan memiliki izin dari DINKES RI (Detopar No.TR163394651 & Pipeca No.TR173399911). Berkhasiat untuk mengatasi masalah penyakit paru-paru yang dikenal lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya walaupun dikonsumsi dalam jangka panjang serta tidak menimbulkan ketergantungan obat.

 

Khasiat Obat Paru Paru de Nature :

  • Membersihkan Paru-Paru
  • Batuk Berlendir, Batuk Berdahak
  • TBC
  • Detox Paru
  • Melancarkan Pernafasan
  • Menormalkan Fungsi Paru-Paru
  • Menyaringkan Suara

 

“SANGAT COCOK UNTUK PEROKOK & PEROKOK PASIF”

 

Obat Herbal Paling Ampuh

 

Paru-paru adalah salah satu organ penting tubuh. Organ paru paru merupakan organ yang membantu proses pernafasan dengan cara mengambil oksigen untuk diedarkan ke seluruh bagian tubuh dan membuang gas karbondioksida dari dalam tubuh melalui paru paru, tenggorokan, dan hidung. Seperti halnya dengan organ organ penting tubuh lainnya, organ paru paru juga tak luput dari resiko terkena gangguan seperti misalnya gangguan paru paru kering.

Istilah paru-paru kering dikenal masyarakat sebagai suatu kondisi saat paru-paru mengalami kekurangan cairan di antara selaput pleura karena peradangan dan sebab lainnya, sehingga seseorang dapat mengalami gangguan dan rasa sakit saat bernapas. Manusia tidak dapat merasakan apakah paru-paru terasa kering atau tidak seperti selayaknya seseorang merasakan tenggorokannya kering atau tidak. Sensasi “kering” pada paru-paru bisa berupa rasa tidak nyaman yang dirasakan saat bernapas. Kadang-kadang, terasa juga sesak napas, pusing, mual, sakit kepala, keluar keringat dingin, dan lain-lain yang akan dibahas dalam bagian tersendiri.

Penyakit paru-paru kering dapat menyerang segala usia, karena penyebab penyakit paru-paru kering sangat erat kaitannya dengan udara yang dihirup sehari-hari (selain penyebab lainnya, misalkan konsumsi obat-obatan terlarang). Anak-anak pun bisa menjadi pengidap penyakit paru-paru kering karena asap atau polusi yang mereka hirup saat bernapas.

Baca juga : Obat Paru Paru Basah Tradisional

 

Gejala Paru-Paru Kering

1. Pusing

Seseorang yang mengalami paru-paru kering dapat merasa tidak nyaman di kepala dan pusing akibat kekurangan oksigen, karena paru-paru kering menyebabkan sulit bernapas.

2. Rasa Sakit Pada Bagian Dada

Peradangan cairan paru-paru dapat menyebabkan nyeri pada bagian dada.Rasa sakit tersebut dapat terjadi pada salah satu bagian dada maupun keduanya, tergantung bagian mana yang terkena gangguan. Cairan paru-paru yang mengering menimbulkan pergesekan pada selaput paru-paru saat seseorang bernapas, sehingga menyebabkan sakit dan nyeri.

3. Demam

Radang pada umumnya menimbulkan demam, sebagai pertanda bahwa tubuhnya sedang melawan serangan penyakit maupun infeksi pada bakteri.

4. Keringat Dingin Pada Malam Hari

Keringat dingin adalah gejala timbulnya keringat dalam tubuh namun kulitnya terasa dingin dan menggigil. Keringat dingin adalah indikasi munculnya penyakit serius dalm tubuh, berbeda dengan keringat biasa yang merupakan pertanda dari tubuh yang mengeluarkan kelebihan panas.

5. Mual

Rasa mual adalah salah satu akibat dari sesak napas yang dialami seseorang saat cairan dalam paru-parunya berkurang. Selain itu, mual juga dapat mengakibatkan seseorang kekurangan bahkan kehilangan nafsu makan. Akibatnya, badannya akan mengurus.

6. Napas Sesak

Kekurangan cairan di antara selaput pelindung paru-paru dapat membuat seseorang kesulitan mengambil napas, sehingga dadanya terasa sesak. Umumnya orang akan merasa panik saat ia merasa sesak napas. Orang-orang di sekitar penderita harus segera membawanya ke rumah sakit atau klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Usahakan untuk tidak menelan apapun termasuk obat saat sesak napas, karena dapat semakin menghambat jalan napas dan menimbulkan resiko tersedak.

7. Batuk

Batuk sebenarnya adalah mekanisme alami tubuh untuk mengeluarkan zat asing dari dalam tubuh, khususnya organ pernapasan. Zat-zat asing yang terhirup dan mengganggu kerja paru-paru serta menimbulkan peradangan membuat seseorang mengalami batuk-batuk berkepanjangan, dan terus berlangsung hingga penyakitnya diobati. Jika gejalanyasudah parah, batuk dapat disertai dengan keluarnya sedikit darah.

8. Mudah Lelah

Batuk terus menerus dan kekurangan oksigen akibat kesulitan bernapas membuat seseorang merasa mudah lelah, lemas, letih, lesu, dan berwajah pucat.

9. Nafsu Makan Menurun

Dampak dari kesulitan bernapas, mual, sakit kepala, dan pusing menimbulkan seseorang kehilangan selera makan. Nafsu makannya menurun, dan jika dibiarkan dalam waktu lama, ia akan kurus dan berat badannya mengalami penurunan.

 

Beberapa Faktor Yang Menyebabkan Paru Paru Kering

  • Sering Merokok
  • Tidur tengkuran
  • Kurang minum air putih
  • Sering menghirup udara kotor, seperti asap pabrik/asap kendaraan
  • Adanya gangguan pada sistem kelenjar/penyakit kelenjar

maka dari itu, untuk menghindari terkena penyakit paru-paru kering alangkah baiknya jika anda menjauhi faktor yang menyebabkan paru-paru kering.

 

Cara Mengobati Paru-paru Kering

 

Mengobati gejala penyakit tanpa menjauhi sumber penyakit adalah perbuatan yang sia-sia. Oleh karena itu, sebaiknya seseorang melakukan isolasi diri untuk dirinya sendiri saat ia sudah terkena paru-paru kering. Jika seseorang masih sehat, jaga terus kesehatan dengan rajin berolahraga, makan makanan bergizi, dan menjauhi penyebab-penyebab penyakit paru-paru kering.

Pada penderita penyakit paru paru ada baiknya jika mencoba untuk mengobati penyakit paru paru yang anda alami secara herbal, karna selain dapat menyembuhkan secara efektif pengobatan secara herbal juga di kenal lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya. Obat paru paru herbal dari De Nature menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi masalah penyakit paru paru yang Anda alami.

Baca Juga :

 

OBATI PENYAKIT PARU PARU DENGAN
OBAT HERBAL DE NATURE

 

Obat Paru Paru Herbal Paling Ampuh

Rp. 295.000 (Belum Termasuk Ongkir)

 

Sekedar informasi untuk kenyamanan Konsumen, bahwa Produk dari perusahaan kami ini sudah memiliki:

  • Punya Ijin Resmi Perusahaan dari Kementrian Kesehatan
  • Ijin BPOM, yang artinya sudah lulus uji stabilitas Produk
  • Sertifikat Halal MUI, sehingga kehalalannya bisa di pertanggungjawabkan
  • Apoteker Yang berpengalaman
  • Sudah melewati Proses Sortir Bahan Baku, Guna Menjaga Mutu Produk
  • Proses Produksi Sesuai Alur CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik Dan Benar)

 

*Keuntungan Menggunakan Produk Kami*

Dengan melihat produk yang kami miliki, tentunya banyak keuntungan masing-masing yang mencobanya, diantaranya yaitu sebagai berikut :

  • Karena bahanya terbuat dari bahan alami tentunya tidak memiliki efek samping
  • Lebih terjangkau atau Hemat biaya.
  • Proses penyembuhan cepat minimal 5-7 hari, dan maksimal 1-2 minggu Insyaalloh Wasir sembuh.
  • Produk kami yang telah di pesan, dikirim ke rumah menggunakan jasa via TIKI, JNE, J&T dan POS.
  • 100% Privasi Anda Aman
  • Dengan begitu, anda tidak perlu malu karena harus pergi ke dokter.

 

*Testimoni Pemesanan*

Testimoni Pemesanan

Testimoni Pemesana

Testimoni Pemesanan

 

*Format Pemesanan*

NAMA # ALAMAT # NO. TLP # OBAT YANG DIPESAN # TUJUAN PEMBAYARAN
(BRI/BCA)

No. Rek. De Nature Indonesia

 

*Kirim Ke Customer Service Kami*

 

Custumer Service Kami Akan Memandu Anda Untuk Proses Selanjutnya