APA ITU PENYAKIT TBC PARU ?

Wednesday, November 21st 2018. | Penyakit Paru Paru

APA ITU PENYAKIT TBC PARU ?

 

APA ITU PENYAKIT TBC PARU ?

APA ITU PENYAKIT TBC PARU ?

 

Tuberkulosis TB atau TBC) yang juga sering disebut “flek paru” adalah gangguan pernapasan kronis yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit TBC merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting di dunia. Menurut WHO, setiap detik ada satu orang yang terinfeksi tuberkulosis di dunia. Sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi kuman tuberkulosis. Sekitar 33% dari total kasus penyakit TBC di dunia ditemukan di negara-negara Asia.

Saat ini Indonesia menduduki peringkat kedua sebagai negara dengan penderita tuberkulosis terbanyak setelah India. Data terbaru dari Profil Kesehatan Indonesia keluaran Kemenkes melaporkan bahwa ada 351.893 kasus TBC di Indonesia per tahun 2016, meningkat dari tahun 2015 sebesar 330.729 kasus.

Meskipun tubuh bisa menjadi pelabuhan bakteri yang menyebabkan TB, sistem kekebalan tubuh biasanya bisa mencegah Anda dari sakit.

 

Karena alasan itu, dokter membedakan TB dalam dua macam:

1. TB Laten: Pada kondisi ini, Anda memiliki infeksi TB, tapi bakteri tetap dalam tubuh Anda dalam keadaan tidak aktif serta tak menimbulkan gejala.

TB laten juga disebut TB tidak aktif atau TB infeksim yang tak menular. Namun, bisa berubah menjadi aktif sehingga pengobatan penting bagi TB laten untuk membantu mengendalikan penyebaran TB. Diperkirakan, sepertiga penduduk dunia mengalami TB laten.

2. TB aktif. Kondisi membuat Anda sakit dan bisa menularkan ke orang lain. Ini bisa terjadi beberapa minggu pertama setelah terinfeksi bakteri TB atau beberapa tahun kemudian.

 

Tanda dan Gejala TB Aktif

Kebanyakan, orang tak menyadari mengalami gejala TB dan bingung membedakannya dengan penyakit lain karena tak mudah untuk mengenalinya. Padahal, gejala dimulai secara bertahap dan berkembang dalam jangka waktu beberapa minggu hingga berbulan-bulan.

Orang sering mengalami satu atau dua gejala ringan dan tak mengenalinya sedini mungkin. Gejala sering tidak muncul sampai penyakit ini berkembang. Mengidentifikasi gejala TB bisa membantu seseorang mencegah komplikasi seperti infeksi PPOK (Penyakit paru Obstruktif Kronik) pada organ tubuh lain.

Berikut sejumlah tanda dan gejala khas jika orang terkena TB:

  • Batuk. Pada tahap selanjutnya, batuk bisa menghasilkan dahak berwarna abu-abu atau kuning yang bisa bercampur dengan darah
  • Perhatikan penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan.
  • Kelelahan
  • Demam
  • Berkeringat di malam hari adalah salah satu cara tubuh melindungi darpenyakit. Berkeringat di malam hari dapat dimulai dengan demam dan akhirnya menyebabkan keringat berlimpah diikuti oleh menggigil.
  • Panas dingin
  • Kehilangan nafsu makan
  • Amati urine yang berubah warna (kemerahan) atau urine keruh. Ini merupakan gejala yang muncul pada tahap selanjutnya

Organ yang Terpengaruh

TB bisa menyerang paru-paru Anda dan bagian organ lainnya.Jika Anda mengalami TB paru, maka tanda dan gejala yang dihadapi

  • Batuk yang berlangsung tiga minggu atau lebih
  • Batuk darah atau sputum
  • Perhatikan nyeri di dada dan paru-paru, yang bisa menyebabkan sesak napas. Sesak napas itu bisa menyebabkan pusing.

Selain paru-paru, TB bisa mempengaruhi bagian lain dari tubuh Anda, termasuk tulang belakang, ginjal, dan otak. Ketika TB terjadi di luar paru-paru, gejala bervariasi tergantung organ yang terlibat. Misalnya saja TB tulang belakang yang bisa membuat punggung Anda sakit, dan TB ginjal yang bisa menyebabkan urine berdarah.

Meski TB menular, bukan pekerjaan mudah untuk mengenalinya. Anda lebih mungkin tertular TB dari seseorang yang hidup dengan Anda atau bekerja bersamanya dibanding orang yang tak dikenal. Kebanyakan orang dengan TB aktif yang sudah menjalani terapi obat yang tepat, setidaknya dua minggu sudah tidak lagi menular.

TB tetap menjadi pembunuh utama karena peningkatan dalam obat yang tahan dengan strain bakteri. Sejak antibiotik pertama digunakan untuk melawan TB sejak 60 tahun yang lalu, beberapa kuman TB mengembangkan kemampuannya untuk bertahan hidup. Dan kemampuan itu diteruskan ke keturunannya.

Obat menjadi resisten terhadap TB ketika antibiotik gagal membunuh semua bakteri. Bakteri yang hidup menjadi resisten terhadap obat tertentu dan sering pada antibiotik lainnya.

 

Faktor Peningkat Risiko

 

Faktor tertentu bisa meningkatkan risiko seseorang terkena TB. Contohnya saja jika sistem kekebalan tubuh Anda lemah dan tempat kerja atau tempat tinggal Anda ada orang yang terkena TB. Berikut sejumlah faktor risiko yang perlu diperhatikan:

1. Sistem Imun yang melemah. Sejumlah penyakit dan obat-obatan bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh, seperti HIV/AIDS, diabetes, penyakit ginjal stadium akhir, beberapa kanker, pengobatan kanker, obat mencegah penolakan transplantasi organ, malnutrisi, usia masih sangat muda atau usia lanjut.

2. Internasional koneksi: Risiko TB lebih tinggi bagi orang-orang yang tinggal di atau melakukan perjalanan ke negara-negara yang memiliki tingkat tinggi tuberkulosis, seperti:

Afrika
India
Cina
Meksiko
Pulau-pulau di Asia Tenggara dan Mikronesia
Bagian dari Uni Soviet

3. Kemiskinan dan penyalahgunaan zat: Jika Anda berpenghasilan rendah atau tetap, tinggal di daerah terpencil, Anda kurang akses ke perawatan medis yang diperlukan untuk mendiagnosa dan mengobati TB.

Sedangkan penyalahgunaan zat dalam jangka panjang seperti alkohol atau narkoba melemahkan sistem kekebalan tubuh dan membuat orang rentang terhadap TB.

4. Tempat tinggal atau bekerja: Kontak secara teratur dengan orang yang sakit bisa meningkatkan peluang Anda terkena TB. Kenakan masker dan sering mencuci tangan untuk mengurangi risiko. Tinggal atau bekerja di fasilitas rumah perawatan. Orang yang tinggal atau bekerja di penjarak, panti jompo berisiko terkena TB. Ini karena risiko lebih tinggi dengan kurangnya ventilasi.

Tanpa pengobatan, TB bisa berakibat fatal. Penyakit yang tak diobati dengan aktif biasanya mempengaruhi paru-paru, tetapi bisa menyebar ke bagian lain dari tubuh melalui aliran darah Anda. Contoh meliputi:

  • Tulang. Nyeri tulang punggung dan kerusakan sendi bisa akibat TB yang menginfeksi tulang Anda. Dalam beberapa kasus, tulang rusuk terpengaruh.
  • Otak. TB di otak Anda bisa menyebabkan meningitis, pembengkakan selaput yang kadang-kadang fatal menutupi otak dan sumsusm tulang belakang.
  • Hati dan ginjal: Hati dan ginjal membantu menyaring limbah dan kotoran dari aliran darah. Fungsi ini terganggu jika hati atau ginjal dipengaruhi TB.
  • Jantung: TB bisa menginfeksi jaringan yang mengelilingi jantung, menyebabkan radang dan cairan yang bisa mengganggu kemampuan jantung Anda memompa secara efektif. Kondisi ini disebut cardiac tamponade yang bisa fatal.

Jika Anda curiga mengalami TB, segera hubungi dokter. Anda mungkin dirujuk ke dokter yang mengkhususkan diri dalam penyakit menular atau penyakit paru-paru.

Obat

Obat-obatan merupakan dasar pengobatan tuberkulosis. Tapi mengobati TB memakan waktu lebih lama dibanding mengobati infeksi bakteri jenis lain. Dengan TB, Anda harus minum antibiotik setidaknya selama enam sampai sembilan bulan.

Jika Anda mengalami TB laten, Anda mungkin perlu minum satu jenis obat TB. Untuk TB aktif, terutama jika itu adalah virus yang tahan obat, memerlukan beberapa obat sekaligus. Obat-obatan yang paling umum digunakan untuk mengobati tuberkulosis meliputi:

  • Isoniazid
  • Rifampisin (Rifadin, Rimactane)
  • Etambutol (Myambutol)
  • Pirazinamid

Pengobatan

Obat Paru Paru Herbal Paling Ampuh – Pada penderita penyakit paru paru ada baiknya jika mencoba untuk mengobati penyakit paru paru yang anda alami secara herbal, karna selain dapat menyembuhkan secara efektif pengobatan secara herbal juga di kenal lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya. Obat paru paru herbal dari De Nature menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi masalah penyakit paru paru yang Anda alami.

 

OBATI PENYAKIT PARU PARU DENGAN
OBAT HERBAL DE NATURE

 

Obat Paru Paru Herbal Paling Ampuh

Rp. 295.000 (Belum Termasuk Ongkir)

 

Obat paru paru dari De Nature (Detopar & Pipeca) terbuat dari kandungan herbal alami yang sudah terdaftar oleh BPOM RI dan memiliki izin dari DINKES RI (Detopar No.TR163394651 & Pipeca No.TR173399911). Berkhasiat untuk mengatasi masalah penyakit paru-paru yang dikenal lebih aman karena kandungan herbalnya dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya walaupun dikonsumsi dalam jangka panjang serta tidak menimbulkan ketergantungan obat.

 

Khasiat dan Kegunaan PAKET DETOPAR PIPECA :

  • Meningkatkan Stamina dan sistem Kekebalan Tubuh atau Daya Imun.
  • Menjaga Paru-paru, Ginjal.
  • Membantu meredakan batuk dan ekspetoran serta asma.
  • Anti virus, bakteri dan tubercle bacillus.
  • Membantu menurunkan serum kolesterol, tigliserida, hipertensi.
  • Mencegah penggumpalan trombosit, meningkatkan waktu bertahan ketika hipoksia.
  • Mencegah tumor,kanker paru-paru, kanker lambung.
  • Mencegah penurunan sel darah putih akibat kemoterapi dan terapi radiasi

 

“SANGAT COCOK UNTUK PEROKOK & PEROKOK PASIF”

Sekedar informasi untuk kenyamanan Konsumen, bahwa Produk dari perusahaan kami ini sudah memiliki:

  • Punya Ijin Resmi Perusahaan dari Kementrian Kesehatan
  • Ijin BPOM, yang artinya sudah lulus uji stabilitas Produk
  • Sertifikat Halal MUI, sehingga kehalalannya bisa di pertanggungjawabkan
  • Apoteker Yang berpengalaman
  • Sudah melewati Proses Sortir Bahan Baku, Guna Menjaga Mutu Produk
  • Proses Produksi Sesuai Alur CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik Dan Benar)

 

*Keuntungan Menggunakan Produk Kami*

Dengan melihat produk yang kami miliki, tentunya banyak keuntungan masing-masing yang mencobanya, diantaranya yaitu sebagai berikut :

  • Karena bahanya terbuat dari bahan alami tentunya tidak memiliki efek samping
  • Lebih terjangkau atau Hemat biaya.
  • Proses penyembuhan cepat 2 Minggu sampai 1 Bulan Insaallah Paru Paru Sembuh
  • Produk kami yang telah di pesan, dikirim ke rumah menggunakan jasa via TIKI, JNE, J&T dan POS.
  • 100% Privasi Anda Aman
  • Dengan begitu, anda tidak perlu malu karena harus pergi ke dokter.

 

*Testimoni Pemesanan*

Testimoni Pemesanan

Testimoni Pemesana

Testimoni Pemesanan

 

*Format Pemesanan*

NAMA # ALAMAT # NO. TLP # OBAT YANG DIPESAN # TUJUAN PEMBAYARAN
(BRI/BCA)

 

No. Rek. De Nature Indonesia

 

*Kirim Ke Customer Service Kami*

 

Custumer Service Kami Akan Memandu Anda Untuk Proses Selanjutnya

Baca Juga :

 

tags: , , ,